Pasuruan, Kabarpas.com – Gerakan civil society untuk membendung laju penyebaran covid-19 terus dilakukan oleh element anak bangsa. Jawa Timur yang sudah ditetapkan dengan status keadaan darurat oleh gubernur menjadikan semua pihak meningkatkan kewaspadaannya.
Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Pengurus Cabang GP Ansor Bangil. Organisasi badan otonom Nahdlatul Ulama tersebut meluncurkan kegiatan bertajuk Gerakan Rabu Bersih #AnsorLawanCorona.
Gerakan yang dipimpin langsung oleh Ketua PC. GP Ansor Bangil, H. Saad Muafi ini dilakukan secara serentak dengan mengaktifkan sel jaringan struktural PC. GP Ansor Bangil yang membawahi 6 Pengurus Anak Cabang (PAC), dan 93 Pengurus Ranting Ansor.
“Ini adalah gerakan bersama yang kita lakukan sebagai ikhtiar untuk membendung laju penyebaran Covid19 yang meresahkan masyarakat. Ikhtiar batin dengan bacaan sholawat dan wirid dari kiai sudah kita laksanakan. Kini saatnya ikhtiar lahir dengan mengerahkan sumberdaya kader,” tandas pria yang akrab disapa Gus Afi itu.
Hingga kini PC. GP Ansor Bangil telah menggerakan 1000 relawan dan Menyiapkan 10.000 liter cairan disinfektan yang siap dibagikan di seluruh titik rawan di wilayah Bangil dan seluruh ranting di wilayah organisasi PC GP Ansor Bangil.
“Saya patut memberikan apresiasi kepada seluruh Kader Ansor Banser yang dengan penuh suka rela telah bergerak untuk melakukan sterilisasi dan spray disinfektan di titik strategis seperti masjid, mushola dan balai desa,” ujar Pria yang juga anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan tersebut.
Lebih Lanjut Gus Afi juga menjelaskan dalam orasinya bahwa kerja khidmad Kader Ansor dalam Pencegahan Corona ini tidak cukup dengan melakukan penyemprotan tapi juga menjadi agen informasi yang kredibel tentang pencegahan Covid19.
“Kader Ansor harus melakukan edukasi ke masyarakat dengan informasi yang benar dan dari sumber yang kredibel. Dan yang terpenting juga bagaimana informasi tersebut sampai di tengah masyarakat tanpa menimbulkan kepanikan,” tegas Gus Afi.
Dalam kegiatan Rabu Bersih Ansor Lawan Corona ini, GP Ansor Bangil melibatkan banyak elemen organisasi kepemudaan dan pelajar serta berlangsung selama seminggu kedepan.
Nampak ikut dalam kegiatan tersebut, di antaranya yaitu aktivis dari KNPI, IPNU, Fatayat, ILKP, IBDS dan Komunitas IKL. “PC GP Ansor Bangil membuka layanan penyemprotan gratis selama satu minggu kedepan,” imbuhnya.
Yang menarik adalah ketika Tim PC GP Ansor Bangil melakukan sterilisasi di sejumlah gereja dan tempat ibadah non muslim lainnya. Mereka seolah memberikan gambaran bahwa kemanusiaan dan persatuan menjadi kunci utama dalam melawan musibah apapun termasuk wabah corona.
“Kami ingin menyampaikan kepada publik, mari kita saling bersatu bergandengan tangan antara sesama anak bangsa. Karena menurut Pendiri NU Guru besar kami KH. Abdul Wachab Chasbullah, jauh hari menyampaikan bahwa senjata paling ampuh dan kuat adalah persatuan. Semoga badai cepat berlalu,” (nin/gus).

















