Pasuruan, Kabarpas.com – PC Muslimat NU Kota Pasuruan melarang kadernya untuk tidak menggunakan hak suaranya alias golput pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwali) Kota Pasuruan pada Desember 2020 mendatang.
Hal itu terungkap dalam acara Sosialisasi Tatap Muka tentang Pilwali Kota Pasuruan 2020, yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pasuruan dengan PC Muslimat NU Kota Pasuruan.
Acara sosialisasi tatap muka ini digelar di salah satu rumah makan di Kota Pasuruan. Dan ini merupakan kegiatan pertama PC Muslimat NU Kota Pasuruan yang digelar di tengah pandemi covid-19.
Ketua PC Muslimat NU Kota Pasuruan, Nyai Hj Shofiyah Kusaeri yang turut menjadi narasumber dalam acara ini, mengajak para kadernya agar menggunakan hak suaranya dan tidak golput pada Pilkada Kota Pasuruan 2020 mendatang.
“Jangan sampai kita golput untuk memilih Calon walikota dan wakil walikota Pasuruan pada Pilwali 2020 nanti. Melalui kegiatan ini kita harapkan nanti kader-kader Muslimat kita tidak golput. Dan mereka yang hadir jadi peserta di acara ini bisa mengedukasi dan memberikan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak suaranya dalam memilih pemimpin agar Kota Pasuruan lebih maju dan baik,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Untuk sekadar diketahui, dalam kegiatan ini para peserta yang mayoritas pengurus Muslimat NU Kota Pasuruan itu tetap menggunakan protokol kesehatan yang cukup ketat.
Selain itu, para peserta juga mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias mendengarkan pemaparan yang disampaikan oleh para pemateri dari awal sampai akhir. (ajo/tin).

















