Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 14 Okt 2025

Pemkot Pasuruan Bekali Pemuda dengan Pelatihan Kewirausahaan untuk Tingkatkan Daya Saing


					Pemkot Pasuruan Bekali Pemuda dengan Pelatihan Kewirausahaan untuk Tingkatkan Daya Saing Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) menggelar Pelatihan Kewirausahaan Kepemudaan 2025 di Ruang Pertemuan PKK pada Senin, (13/10/25). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pemuda dari 34 kelurahan di Kota Pasuruan yang masing-masing telah melalui proses seleksi.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya peran sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menopang perekonomian daerah.

“Pertumbuhan ekonomi kita banyak ditopang oleh sektor UMKM karena punya kekuatan yang besar untuk ekonomi kerakyatan. Apalagi hari ini pertumbuhan ekonomi kita banyak ditopang oleh sektor rumah tangga dan daya beli masyarakat, bukan justru sektor industri yang besar,” ujar Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo.

Mas Adi menuturkan, UMKM juga menjadi penyerap tenaga kerja yang cukup besar, terutama di Kota Pasuruan yang banyak bertumpu pada sektor ekonomi kreatif dan kuliner.

“Kalau di Kota Pasuruan, sektor paling besar adalah ekonomi kreatif dan kuliner. Maka penting bagi kita untuk terus memperkuat sektor ini agar ekonomi rakyat semakin tumbuh,” tambahnya.

Mas Adi juga menjelaskan bahwa kondisi ekonomi lokal saat ini tidak dapat dilepaskan dari pengaruh ekonomi regional, nasional, hingga global.

“Ekonomi lokal dipengaruhi ekonomi regional, regional dipengaruhi ekonomi nasional, dan nasional juga dipengaruhi ekonomi global. Apa yang terjadi pada ekonomi global juga memengaruhi ekonomi lokal kita,” jelasnya.

Mas Adi mencontohkan, dalam era globalisasi dan pasar bebas, berbagai produk luar negeri kini turut bersaing di pasar domestik. Bahkan, ketika berkunjung ke kota atau negara lain, masyarakat dapat menemukan produk serupa yang berasal dari luar negeri.

“Sekarang kita dihadapkan pada persaingan global yang begitu kuat. Kalau kita tidak menguatkan jangkar ekonomi kita, utamanya di sektor rakyat, maka akan sulit bersaing. Karena itu, sektor UMKM menjadi penopang utama ekonomi kita,” ujar Mas Adi.

Mas Adi menilai pelatihan kewirausahaan ini menjadi salah satu langkah konkret untuk menyiapkan generasi muda agar mampu menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan berdaya saing.

“Kewirausahaan harus ditanamkan sejak dini agar para pemuda bisa menciptakan lapangan kerja, bukan sekadar mencari pekerjaan. Inilah cara kita menjaga agar bonus demografi menjadi kekuatan nyata bagi kemajuan ekonomi Kota Pasuruan,” imbuhnya.

Mas Adi juga berharap kegiatan ini dapat memperkuat ekonomi rakyat yang menjadi fondasi utama pertumbuhan ekonomi di Kota Pasuruan. Ia menambahkan, pendapatan per kapita di Kota Pasuruan juga banyak didorong oleh UMKM.

“Di Kota Pasuruan, kita ingin terus mendorong penguatan sektor UMKM. Disparpora juga telah menyediakan berbagai wadah, misalnya dalam kegiatan car free night atau pagelaran, pelaku UMKM bisa menampilkan produknya di sana,” terang Wali Kota. (dit/ian).

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Jembatan Masa Lalu dan Masa Depan, Rumah Tulus Hati Perkaya Warisan Heritage Kota Pasuruan

7 November 2026 - 10:14

PKBM Ki Hajar Dewantara Bekali Warga Belajar Keterampilan Membuat Stik Bawang

7 November 2026 - 10:06

Soft Opening Event Seven Beaches Festival 2026, Sekda Ugas Ajak Warga Promosikan Wisata Pantai

7 November 2026 - 07:44

Perkuat Ketahanan Keluarga, Pemkot Pasuruan Gencarkan Pencegahan Narkotika

6 November 2026 - 16:46

Audiensi dengan Ormas, Kapolres Jombang Perkuat Sinergitas Jaga Kondusivitas Wilayah

6 November 2026 - 15:46

MPM Honda Jatim Hadirkan Safety Riding Kids Park, Kenalkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

6 November 2026 - 14:43

Trending di Kabar Otomotif