Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 2 Mar 2018

Penerbit Mizan bersama LSQH UIN Sunan Kalijaga Gelar Diskusi Buku Karya Fazlur Rahman


Penerbit Mizan bersama LSQH UIN Sunan Kalijaga Gelar Diskusi Buku Karya Fazlur Rahman Perbesar

Reporter : Nur Hayati Aida

Editor : Agus Harianto

 

Yogyakarta, Kabarpas.com – Convention Hall UIN Sunan Kalijaga, Yogjakarta dipenuhi ratusan mahasisswa. Mereka menghadiri acara yang digelar oleh Laboratorium Studi Al-Qur’an dan Hadis (LSQH) UIN Sunan Kalijaga bekerjasama dengan Penerbit Mizan menggelar sebuah diskusi buku Tema-tema Pokok Al-Qur’an karya Fazlur Rahman, salah satu raksasa pemikir yang dimiliki Islam.

Tema-tema Pokok Al-Qur’an sendiri adalah buku yang diterjemahkan oleh penerbit Mizan pada awal bulan Februari 2018 lalu dari judul asli Major Themes of The Qur’an.

Diskusi buku tersebut dimoderatori Lien Iffah Naf’atu Fina dengan menghadirkan Dr. Haidar Bagir (pendiri Gerakan Islam Cinta), Dr. Moh. Nur Ichwan (Koor. Program Doktor Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga) dan Prof. Dr. Ahmad Syafi’i Ma’arif atau Buya Syafi’i (Profesor bidang filsafat yang juga murid Fazlur Rahman).

“Jika kita membaca Major Themes of The Qur’an tanpa mengetahui penguasaan Fazlur Rahman pada Ilmu-ilmu keislaman, kita bisa salah melihat ini sebagai buku yang ditulis oleh seorang Kiai atau Ulama Tradisional,” ungkap Haidar yang juga Dirut penerbit Mizan tersebut.

Menurut Haidar, jika ditelisik Rahman adalah sosok pemikir yang memulai karirnya dari bidang Filsafat. Ibnu Sina dan Mulla Sadra adalah dua tokoh filsafat yang ditekuni oleh Fazlur Rahman. Kendatipun filsafat memiliki pengaruh pada pemikiran Fazlur Rahman, di sisi lain “Salafisme” Ibn Taimiyah juga memiliki ruang yang mengisi Fazlur Rahman.

Lebih lanjut, Haidar menjelaskan bahwa Major Themes of The Qur’an adalah salah satu dari magnum opus Fazlur Rahman, selain Islam Methodology in History. Selain itu, menurutnya “Tema-tema Pokok Al-Qur’an (Major Themes of The Qur’an) adalah kristalisasi dari bekerjanya dua pengaruh yang saling bertentangan, yaitu pengaruh filsafat dan pengaruh “salafisme” Ibn Taimiyah. Bagi Haidar buku Major Themes of The Qur’an merupakan closure dari pengembaraan keilmuan Fazlur Rahman.

Sedangkan Moch. Nur Ichwan menelisik Fazlur Rahman dari sisi Hermeneutik. Menurutnya, Rahman adalah orang pertama yang memperkenalkan hermeneutika dalam tradisi Islam, mengadopsi istilahnya dan kemudian mengembangkannya. Rahman tertarik pada Gadamer, Namun, ia juga mengkritiknya karena too subjektif. Lalu, Rahman mengambil jalan tengah dengan mengembangkan teorinya, double movement.

Double movement milik Rahman, menurut Moch. Nur Ichwan sama halnya seperti qiyas, di mana ideal moralnya tidak jauh beda maqasid , yaitu untuk sebuah kemaslahatan umat.

Sementara itu, Syafii Maarif atau Buya Maarif yang menjadi narasumber pemungkas dalam diskusi, menuturkan perihal interaksi dirinya dengan Fazlur Rahman antara tahun 1988-1992 di Universitas Chicago.

Ada banyak kenangan dan ilmu yang Syafii dapat dari Rahman, satu di antaranya adalah nasihat Rahman untuk menimbang segala sesuatau dengan al-Qur’an.

“Apapun yang Anda baca, pikir dan renungkan timbang dengan al-Qur’an. Karena al-Qur’an adalah hudan linnas dan furqon,” ujar Sayfii menirukan Rahman.

Menurut Syafii, karya-karya Rahman tak bisa dibaca hanya sekali. Buku-buku dan tulisan Rahman harus dibaca berulang-ulang kali untuk dapat memahaminya dengan baik. “Bukan saja karena materinya yang rumit, tapi juga bahasa Inggis yang digunakan Rahman sangat cangih sekali,” tutupnya. (ida/gus).

Artikel ini telah dibaca 28 kali

Baca Lainnya

Kawendra Sebut Gus Fawait “Prabowonya Jember”, Puji Gagasan Home Care

24 Juli 2026 - 20:04

Kemenkes Nilai Home Care Jember Bisa Jadi Model Layanan Kesehatan Nasional

24 Juli 2026 - 15:23

Tak Perlu ke Puskesmas, Home Care Jember Hadir di Rumah Warga Jadi Dokter Keluarga

24 Juli 2026 - 15:18

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Trending di KABAR NUSANTARA