Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 15 Mar 2023

PKK Kota Pasuruan Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Ciptakan Inovasi ‘Bunda Fatma Ayu dan Asman Toga’


PKK Kota Pasuruan Kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Ciptakan Inovasi ‘Bunda Fatma Ayu dan Asman Toga’ Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pasuruan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan ciptakan sebuah inovasi ‘Bunda Fatma Ayu dan Asman Toga’. Bunda Fatma Ayu dan Asman Toga merupakan singkatan dari “Budidaya, Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga, Akupresur Dan Pelayanan Kesehatan Tradisional Terpadu dan Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga”. Pencanangan inovasi tersebut di selenggarakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan, dan dibuka langsung oleh ketua TP PKK Kota Pasuruan, Dra.Hj.Fatma Saifullah Yusuf.

Dalam sambutanya, Fatma mengatakan Indonesia merupakan negara yang dikenal dengan negara yang memiliki sumber daya berlimpah. Salah satu sumber daya dan yang paling diminati di seluruh dunia adalah rempah-rempah dan tanaman obat.

“Nah pagi ini Dinas Kesehatan Kota Pasuruan mengajak kita khususnya Tim Penggerak PKK untuk membudidayakan tanaman obat keluarga melaui program Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman Toga). Dimana Asman Toga ini diharapkan akan dapat memberi dampak yang luas bagi kualitas hidup masyarakat. Terutama, dalam memberikan manfaat dalam pemenuhan kebutuhan tanaman obat-obatan keluarga baik yang ada di desa khususnya perkotaan, karena tidak banyak memiliki lahan kosong seperti di Kabupaten,” kata Fatma.

Kemudian, Fatma menyampaikan bahwa fokus dari inovasi ini adalah untuk menggerakkan masyarakat Kota Pasuruan agar mau menanam Toga mengingat banyak sekali manfaatnya.

“Di sinilah Tim Penggerak PKK harus ikut berperan aktif dalam mendorong pembangunan manusia dengan meningkatkan kualitas kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat. Salah satu bentuknya adalah dengan membina dan menggerakkan kelompok asuhan mandiri melalui pemanfaatan Toga dan akupresur secara benar. Peran PKK dalam asuhan mandiri dinilai sangat penting, karena PKK dianggap mampu dalam menggerakkan dan mengajak masyarakat untuk mandiri dan hidup sehat,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa TP PKK Kota Pasuruan siap bersinergi untuk mensukseskan inovasi ini.

“Maka dalam kesempatan yang berbahagia ini saya selaku Ketua Tim Penggerak PKK kota Pasuruan bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan Kelurahan yang hadir pada pagi hari ini, menyatakan siap bersinergi dan berkomitmen turut mengembangkakan pelayanan kesehatan tradisional melalui program Bunda Fatma Ayu dan Asman Toga,” terangnya.

Fatma juga berkesempatan untuk berkeliling melihat olahan makanan dan minuman untuk Balita hasil karya beberapa Puskesmas Kota Pasuruan dan juga produk UKM untuk berbagai macam minuman dari tanaman obat-obatan, sepeti kunyit asam, jahe merah, aloevera, bunga telang dan sebagaimya.

Acara di isi pula seminar tentang Efektifitas Pencegahan Stunting dan Penutunan Hypeertensi melalui Konsumsi Herbal, Akupresur dan Akupunktur oleh dr. Ario Imandiri Sp.Ak Spesialis Akupunktur Medik Universitas Airlangga Surabaya. (sam/ian).

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Launching Car Free Day, Pemkot Pasuruan Ajak Warga Hidup Sehat dan Gerakkan Ekonomi

5 Juli 2026 - 22:57

Wali Kota Pasuruan Pastikan Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Progres Pembangunan Sudah 87 Persen

4 Juli 2026 - 14:39

Bunda Ani Firdaus Ajak Generasi Muda Jadi Penerus Pelestari Batik Kota Pasuruan

4 Juli 2026 - 14:24

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Trending di Berita Pasuruan