Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 8 Nov 2019

Plt Walikota Pasuruan Bentuk Tim Investigasi Terkait Ambruknya SDN Gentong


Plt Walikota Pasuruan Bentuk Tim Investigasi Terkait Ambruknya SDN Gentong Perbesar

Reporter : Sugeng Hariyono

Editor : Titin Sukmawati

Pasuruan, Kabarpas.com – Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo langsung membentuk tim investigasi dan menerjunkannya untuk menyelidiki terkait ambruknya empat ruang kelas SDN Gentong, di Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan pada (5/11/2019) lalu.

Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Mas Teno itu ke sejumlah awak media, pada saat usai ia melakukan takziyah ke rumah korban meninggal dunia dan mengunjungi RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan guna melihat langsung perkembangan korban ambruknya SDN Gentong yang saat ini masih dirawat di rumah sakit setempat.

“Alhamdulillah, semalam saya baru pulang dari Jerman dan langsung takziyah ke rumah duka. Setelah itu saya menggelar rakor dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk membentuk tim investigasi guna bisa menyelidiki terkait ambruknya bangunan di SDN Gentong ini. Dan hari ini tim investigasi sudah kami terjunkan ke lokasi untuk langsung kerja,” ungkapnya.

Dijelaskan, tim investigasi yang dibentuknya itu berasal dari berbagai unsur. Di antaranya yaitu dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, juga Dinas Sosial (Dinso) Kota Pasuruan.

”Tim ini bekerja mengumpulkan data dulu. Lalu, dari hasil pengumpulan data ini, hasilnya nanti menjadi catatan untuk kedepan, dalam artian untuk pengambilan kebijakan dan peraturan terkait pembangunan atau renovasi gedung sekolah,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Teno. Tim juga akan mendata ruang kelas di SDN Gentong maupun sekolah lainnya yang dianggap rawan dan membutuhkan penanganan segera agar tak terjadi kembali musibah yang sama.

”Seluruh sekolah mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP akan diperiksa kelayakannya oleh tim. Dari ruang kelas hingga gedungnya, itu baik sekolah negeri maupun swasta. Dan kami juga mendukung sepenuhnya langkah yang diambil oleh aparat penegak hukum dari Polresta dan Polda Jawa Timur,” jelas Teno.

Seperti dikabarkan sebelumnya, seorang guru dan siswa tewas dalam musibah ambruknya bangunan SDN Gentong pada 5 November 2019 lalu di saat jam pelajaran berlangsung. Selain itu puluhan siswa juga mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit terdekat. (yon/tin).

Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

HUT ke-81 RI di Kota Pasuruan, Dari Remisi hingga Beri Hadiah untuk Bayi yang Lahir 17 Agustus

17 Agustus 2026 - 16:12

74 Paskibraka Kota Pasuruan Dikukuhkan

16 Agustus 2026 - 07:48

Wali Kota Pasuruan Serahkan Bansos RTLH, Dorong Terwujudnya Rumah Sehat dan Layak Huni

13 Agustus 2026 - 09:43

Ratusan Pelajar SMP di Kota Pasuruan Meriahkan Lomba Dolanan Tradisional 

1 Agustus 2026 - 18:54

Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Pasuruan Ikuti MPLS, Wali Kota Tekankan Sekolah Ramah Tanpa Bullying

1 Agustus 2026 - 13:53

Sinergi Penguatan Kesejahteraan Keluarga: TP PKK Jatim Lakukan Monitoring dan Pembinaan 10 Program Pokok PKK di Kota Pasuruan

24 Juli 2026 - 20:25

Trending di Berita Pasuruan