Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 11 Mei 2021

Polres Pasuruan Kembali Berhasil Membongkar Ribuan Kaleng Susu Kadaluarsa di Pasaran


Polres Pasuruan Kembali Berhasil Membongkar Ribuan Kaleng Susu Kadaluarsa di Pasaran Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Polres Pasuruan kembali membongkar terkait pelanggaran pangan. Setelah kemarin berhasil membokar sindikat telur yang mengandung bakteri E Coli.

Kini pihak Polres setempat berhasil membongkar beredarnya ratusan produk susu kaleng yang ternyata sudah melampaui batas kadaluarsa di pasaran.

Hal itu terungkap saat pres release yang digelar, Selasa (11/5). Dimana pihak kepolisian berhasil mengamankan ribuan kaleng susu kental yang sudah afkir atau kadaluarsa.

Kasus ini berawal dari adanya laporan masyarakat. Seorang pengusaha roti mengeluhkan produknya yang tidak jadi sempurna setelah membeli banyak bahan untuk membuat kue dan kemudian dicampurkan bahan susu dari seorang pengusaha asal Sidoarjo.

Pengusaha tersebut berinisial DS, warga asal Krian, Sidoarjo. Dan dia saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

Awalnya, seorang pengusaha bernama Gunawan ini membeli susu kaleng kental kepada DS sebanyak 1.872 kaleng yang disimpan dalam 39 box. Dia membeli itu kepada DS seharga Rp 8 juta.

Dia membeli kepada DS yang memiliki usaha sebagai distributor di Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyebut modus yang digunakan tersangka DS adalah merubah tanggal kadaluarsa pada susu kaleng. Sehingga seolah-olah produk susu masih layak untuk dikonsumsi.

“Tahun asli pengolahan sebenarnya 2018. Namun baru diperdagangkan tahun 2020,” ujar kapolres.

DS sendiri menurut dia sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dan saat ini pihaknya sedang melakukan pencarian terhadap yang bersangkutan.

Atas kasus ini penyidik menetapkan dua pasal kepada DS sebagai tersangka. Yakni, Pasal 62 UU RI Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Selain itu juga Pasal 143 UU RI Nomor 18 Tahun 2012 Tentang Pangan. (Dar/Mel).

Artikel ini telah dibaca 22 kali

Baca Lainnya

Wali Kota Pasuruan Pastikan Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Progres Pembangunan Sudah 87 Persen

4 Juli 2026 - 14:39

Bunda Ani Firdaus Ajak Generasi Muda Jadi Penerus Pelestari Batik Kota Pasuruan

4 Juli 2026 - 14:24

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Trending di Berita Pasuruan