Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Sidoarjo · 6 Mei 2020

PSBB Dinilai Gagal, GP Ansor Sidoarjo Desak Forkopimda Lebih Tegas


PSBB Dinilai Gagal, GP Ansor Sidoarjo Desak Forkopimda Lebih Tegas Perbesar

Reporter : Muhaimin

Editor : Yanuar Fahmi

Sidoarjo, Kabarpas.com – Masuki hari ke-7 pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Sidoarjo belum ada perkembangan yg cukup signifikan terhadap sebaran Covid-19, justru malah mata rantai sebaran trendnya semakin meluasnya pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Dari data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan per hari ini ada 129 pasien yang dinyatakan positif Covid-19, bertambah 10 orang dibandingkan hari kemarin.

Dalam kondisi yang demikian PC GP Ansor Sidoarjo mendesak kepada seluruh pemangku kepentingan di Sidoarjo untuk lebih tegas. Pasalnya, selama ini ia menilai  soal kurang tegasnya aparat di lapangan dalam melukukan pencegahan kepada masyarakat dalam melaksanakan PSBB sesuai ketentuan.

“Seharusnya aparat lebih tegas dalam melaksanakan PSBB, bukan hanya di area perkotaan saja. Di pedesaan juga harus dimaksimalkan,” kata M. Nizar Ketua gugus tugas Covid-19 PC. GP Ansor Sidoarjo kepada kabarpas.com.

Nizar menambahkan, dalam hal implementasi sosialisasi tentang PSBB kepada masyarakat dirasa juga kurang massif. Selain itu, Pemda, TNI dan Polri terkesan superior seolah mampu menghadapi wabah Covid 19 ini sendirian.

“Hal ini terlihat dengan tidak dilibatkannya tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam melaksanakan PSBB. Padahal Point ini sangat berdampak pada kepatuhan warga terhadap aturan di dalam PSBB,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Nizar, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) selama ini belum bisa memberikan contoh yang baik terkait anjuran pemerintah pusat tentang Stay at Home dan Work From Home.

“Forkopimda seharusnya memberikan contoh kepada masyarakat tentang stay at home & work from home yg sebenarnya,” cetus mantan aktivis PMII itu.

Dengan begitu, PC GP Ansor Sidoarjo mendesak kepada Pemda, TNI dan Polri untuk segera melakukan konsolidasi dengan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama supaya target PSBB ini bisa tercapai dan mata rantai Covid – 19 bisa terputus. (mhm/yan).

Artikel ini telah dibaca 168 kali

Baca Lainnya

Tunjukkan Loyalitas dan Soliditas, 34.377 Bikers Honda Bersatu di HBD 2023

29 Oktober 2023 - 23:42

Ultah Kabarpas ke-9 Digelar di Hotel Luminor Sidoarjo, Simak Kemeriahannya

29 Oktober 2023 - 19:47

Cak Imin Sapa Ribuan Massa di Sidoarjo

15 Oktober 2023 - 12:43

Yel-yel Ganjar Siji Ganjar Kabeh Bergema di Seberang Acara Anies-Muhaimin

15 Oktober 2023 - 11:53

BHS Pastikan Bantuan Bedah Rumah di Sidoarjo Mulai Dikerjakan

14 Oktober 2023 - 18:12

Andri Chrystanto Sikapi Potensi Pasar Digital untuk Pedagang Tradisional

7 Oktober 2023 - 13:26

Trending di Kabar Sidoarjo