Reporter: AJo
Editor: Agus Hariyanto
___________________________________________
Purworejo (Kabarpas.com) – Sekitar puluhan ribu warga berduyun-duyun menyerbu event Pasoeroean Jaman Bijen (PJB) 2017. Event tahunan ini digelar di sepanjang Jalan Pahlawan Kota Pasuruan, dan akan berlangsung selama tiga hari, yaitu dari tanggal 31 Maret hingga 2 April 2017. Event ini merupakan rangkaian dari hari jadi Kota Pasuruan yang ke-331.
“Event ini bertujuan untuk menggugah kembali kebangkitan Kota Pasuruan menjadi daerah yang maju dan makmur,” ujar Wali Kota Pasuruan, Setiyono dalam sambutannya saat akan membuka secara resmi PJB, Jumat (31/03/2017).
Wali Kota Setiyono menambahkan, sampai saat ini banyak dijumpai gedung-gedung kuno di wilayah Kota Pasuruan. “Makanya pemerintah pusat, telah menetapkan Kota Pasuruan sebagai Kota Pusaka,” imbuhnya.
Selain itu ia mengatakan bahwa pada zaman dulu Belanda menjadikan Kota Pasuruan sebagai kota industri, perdagangan dan jasa yang disokong keberadaan pelabuhan Tanjung Tembikar.
“Puluhan perusahaan gula yang tersebar di Indonesia, peralatannya juga dipenuhi dari Kota Pasuruan. Sehingga tak heran jika kemudian ditunjang dengan pusat penelitian gula terbesar di dunia yang sekarang menjadi Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia,” terangnya.
Untuk diketahui, Pasoeroean Djaman Bijen ini menampilkan 100 stan yang menjual berbagai macam produk unggulan dari kota pasuruan. Mulai dari makanan, minuman, kerajinan tangan, pameran kesenian dan budaya hingga jasa. PJB 2017 ini, dibuka mulai pukul 15.00-22.00 WIB.
Di PJB kali ini, ada sekitar seratus stand berasal dari OPD (organisasi perangkat daerah), UKM, komunitas seni dan budaya, sekolah hingga masyarakat umum. (ajo/gus).


















