Reporter : Muhaimin
Editor : Yanuar Fahmi
Sidoarjo, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur tengah menggodok langkah baru, denga melombakan program kampung tangguh Covid-19 sebagai bentuk rangsangan kepada masyarakat dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19.
Sebelumnya Wakil Bupati Sidoarjo Nur Achmad Syaifudin mengatakan bahwa semua desa kelurahan yang ada di Kabupaten Sidoarjo diharapkan mendirikan kampung tangguh dan sudah disiapkan dana stimulus dari Pemkab Sidoarjo yakni setiap kampung tangguh akan dibantu Rp 7 juta.
Menanggapi hal itu, anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Rahmat Muhajirin S.H mengatakan, pembentukan kampung tangguh menjadi salah satu upaya yang tepat untuk saat ini, setelah banyaknya anggaran yang sudah dikeluarkan dalam rangka pencegahan penanggulangan merebaknya wabah covid-19 yang dilanjutkan dengan PSBB Pertama dan Kedua dan meloncat pemberlakuan ke New Normal. Meski pada kenyataanya grafik PDP dan ODP naik kwantitasnya alias tidak menunjukan hasil yang signifikan untuk menghentikan penyebaran penularan Covid-19 di Sidoarjo.
“Melombakan serta memperluas kampung tangguh menjadi suatu langkah yang tepat kooperatif untuj saat ini, karena tidak ada cara lain untuk mengajak masyarakat faham apa itu Covid-19 dan bahanya serta mengajak dan menggerakkan masyarakat untuk lebih disiplin lagi dalam menatap kejidupan new normal kedepan,“ ujar Rahmat Muhajjirin saat dihubungi kabarpas.com via telepon.
Menurutnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melombakan wilayah tersebut sebagai kampung tangguh percontohan. Mengenai dana stimulus Rp 7 jt perk ampung yang akan disiapkan harus benar-benar diperhitungkan dan dikaji dengan matang manfaat dan mudhoratnya.
“Jangan sampai ada dobel anggaran. Protokol kesehatan, ketahanan pangan, humas, dan lainnya juga harus diperhatikan,” ucapnya.
“Tokoh masyarakat serta para kiai dan ulama yang dipercaya masyarakat harus digandeng dan dilibatkan, untuk ikut serta memberikan sosialisasi dan memberi spirit kepada masyarakat guna memperkuat keyakinan dalam mempercepat dan menanggulangi serta memutus penyebaran virus corona di Sidoarjo,” tambahnya.(mhm/yan).

















