Reporter : Ajo
Editor : Agus Hariyanto
Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menggelar evaluasi penyelenggaraan Kota Sehat Kota Pasuruan dan penyerahan piagam penghargaan atas prestasi perolehan penghargaan Kota Sehat Swasti Saba Wistara Tahun 2019. Acara ini diadakan di Hotel Daroessalam pada hari Kamis tanggal 21 November 2019. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Pasuruan.
Dalam kesempatan ini dihadiri oleh Plt. Walikota Pasuruan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Pasuruan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, OPD terkait, Camat, Lurah, Ketua dan Anggota Forum Komunikasi Kota Sehat Kota Pasuruan, Para Satuan Tugas Titik Pantau Kecamatan/Kelurahan serta undangan lain.
Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kota Pasuruan, Adri Djoko Srijono mengatakan, dengan diperolehnya penghargaan Swasti Saba Wistara bukan berarti berhenti sampai di sini, tetapi akan menjadi tantangan yang berat untuk mempertahankannya, karena bagaimanapun juga mempertahankan itu lebih sulit daripada merebut.
“Oleh karena itu kedepan kita dituntut untuk lebih serius lagi mengembangkan Kota Sehat di Kota Pasuruan, karena pengembangan Kota Sehat merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Pasuruan untuk mewujudkan Kota Pasuruan sehat dalam arti yang sebenarnya menuju Indonesia Sehat Tahun 2020,” ucapnya.
Sementara itu, Plt. Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mendukung dan mewujudkan Kota Pasuruan sebagai Kota Sehat, dengan semangat terus dan pantang mundur.
“Wistara sebagai bukti sinergitas antara Pemerintah Kota Pasuruan dan masyarakat, sehingga bisa membuahkan hasil dan diharapkan kedepan kerjasama harus kita tingkatkan. Sukses selalu Kota Pasuruan sehingga kedepan kita ciptakan Kota Pasuruan yang lebih sehat. Tanpa masyarakat kita tidak bisa berbuat apa-apa,” pungkasnya. (ajo/gus).

















