Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Advertorial · 23 Okt 2023

Resmikan Desa Tematik Pantai Kebo, Bupati Trenggalek : Keaslian dan Kelestarian Lingkungan Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan


Resmikan Desa Tematik Pantai Kebo, Bupati Trenggalek : Keaslian dan Kelestarian Lingkungan Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan Perbesar

Trenggalek, Kabarpas.com – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menyebut jika Pantai Kebo memiliki keunikan, keaslian dan kelestarian lingkungan sehingga bisa menjadi daya tarik para wisatawan.

Hal ini disampaikan usai meresmikan Desa Tematik Pantai Kebo bersama PT. PLN (Persero) UP3 Ponorogo di Desa Ngulungwetan Kecamatan Munjungan.

Mas Ipin sapaan dia mengucapkan terima kasih serta apresiasi setelah aliran listrik bisa masuk ke kawasan Pantai Kebo. Karena, hal ini bisa menunjang dalam menggerakkan ekonomi masyarakat setempat melalui UMKM.

“Selain ekonomi masyarakat setempat bisa digerakkan, keberadaan aliran listrik bisa berfungsi karena jaringan menjadi satu di pinggir pantai, “ucapnya.

Mas Ipin menjelaskan, selain untuk memajukan UMKM, terobosan dan inovasi bisa dikembangkan dalam bentuk pertanian.

“Masyarakat sudah terbantu terbantu dengan aliran listrik tersebut, karena dulu harus pakai disel sekarang sudah bisa terkonversi dengan nilai penghematan biaya bisa mencapai 50-70 persen jika dibandingkan dengan biaya membeli solar, “imbuhnya.

Selanjutnya, Mas Ipin berharap, dengan adanya kampung tematik ini masyarakat bisa menjaga kelestarian lingkungan dengan baik agar bisa menjadi daya tarik wisatawan.

“Jika kelestarian dan kebersihan tidak dijaga akan bisa menurunkan minat wisatawan berkunjung, “tukasnya.

Dia menyampaikan, Desa Tematik di Ngulungwetan ini sangat mungkin akan menjadi salah desa wisata yang menjanjikan bagi masyarakat Trenggalek atau luar Trenggalek.

“Untuk itu saya berpesan jaga kebersihan. listrik sudah masuk. Kita itu jual alam, sehingga jangan sampai wisatawan terganggu dengan keberadaan sampah, “tandasnya.

Di tahap pertama ini, lanjut dia, sudah terdapat 30 sambungan pasang baru listrik, 18 diantaranya merupakan sambungan dari petani sektor. Sehingga, untuk mengairi sawah tidak perlu memakai mesin disel.

“Intinya jangan sampai apa yang sudah diinvestasikan oleh PLN mubazir. Mereka sudah memanjangkan kabel dan ngasih signage serta beberapa fasilitas lain, “tutupnya. (ADV).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Penggiat Pertanian Organik Banyuanyar Dilatih Perbaiki Tanah Ramah Lingkungan

7 Mei 2026 - 13:18

DP3AP2KB Kabupaten Probolinggo Matangkan Sekber Sekolah Ramah Anak

7 Mei 2026 - 13:14

Jember Masuk Peta Penerbangan Nasional, Terkoneksi 15+ Kota Lewat Wings Air

6 Mei 2026 - 21:21

Resmi Diumumkan! Pemenang Program THR Honda Total 1 Miliar

6 Mei 2026 - 20:56

Kiai Tajul Mafakhir: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 Digelar Awal Agustus 2026

6 Mei 2026 - 20:23

Kandang Ayam 100 Ribu Ekor di Mumbulsari Meresahkan, Dinas Sebut Izin Tak Terdaftar

6 Mei 2026 - 18:32

Trending di KABAR NUSANTARA