Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR PILKADA · 30 Jan 2018

Ribuan Massa Memaksa Masuk Kantor KPU Kabupaten Probolinggo


Ribuan Massa Memaksa Masuk Kantor KPU Kabupaten Probolinggo Perbesar

Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya

Probolinggo, Kabarpas.com – Kericuhan terjadi di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo, Selasa (30/1/2018) siang. Massa yang tak puas dengan tahapan pemilu mendatangi KPU dan memaksa masuk. Untungnya sejumlah aparat kepolisian sudah bersiaga sejak awal dan langsung meredam aksi massa yang beringas ini.

Penanganan massa ini sendiri menjadi salah satu bagian simulasi pengamanan Pilkada yang digelar Polres Probolinggo bersama KPU Kabupaten Probolinggo. Simulasi dilakukan sebagai bentuk persiapan pengamanan berbagai kemungkinan kondisi yang akan dijalani saat hari pemilihan, pemungutan dan perhitungan suara paslon yang ikut bertarung dalam Pilkada Serentak 2018.

Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad menerangkan, simulasi ini dilaksanakan untuk memberikan gambaran secara faktual tentang kondisi gangguan Kamtibmas yang terjadi di TPS maupun di kantor KPU secara komprehensif kepada masyarakat. “Seperti pada saat simulasi ini yang menjadi prioritas adalah bagaimana meredamkan massa yang beringas di kantor KPU Kabupaten Probolinggo,” katanya.

Fadly Samad memaparkan, dalam simulasi ini semua aturan pelaksanaan dan penanganannya akan dijelaskan melalui tahapan yang diperagakan dalam simulasi pengamanan Pilkada 2018 ini.

“Seluruh regulasi akan dipaparkan melalui simulasi dan potensi masalah yang ada itu disimulasikan. Kita paparkan dengan solusinya, kemungkinan-kemungkinan terjadi itu ada, baik yang disabilitas yang kehilangan hak untuk memilih, kehilangan C6, pemilihan yang menggunakan KTP tidak sesuai, kemudian ada yang ingin masuk paksa ke tempat penyelenggaraan pemilu dan melakukan penculikan atau penyanderaan, kasuistik-kasuistik yang coba dipahami baik oleh kami pihak kepolisian, penyelenggara pemilu dan masyarakat,” paparnya.

Kabag Ops Polres Kabupaten Probolinggo Kompol Heri Susanto mengatakan simulasi ini dilakukan untuk melatih kesiap siagaan dari personil Polres Probolinggo apabila terjadi eskalasi meningkat yang terjadi baik itu di TPS maupun di kantor penyelenggara pemilu.

“Ini untuk membiasakan personil dalam menghadapi gangguan kamtibmas saat maupun setelah Pilkada 2018,” jelasnya.

Dalam pengamanan Pilkada 2018 Polres Probolinggo menerjunkan 422 personil jajaran Polres Probolinggo, dengan perbandingan 1460 TPS se-Kabupaten Kabupaten Probolinggo, jumlah diatas belum ditambah dari TNI dan Linmas.

“Ada pola pengamanan yang sudah kita simpulkan, ada pola bagaimana mengamankan daerah yang aman dan rawan, tentunya akan berbeda pola dan jumlah pengamanannya. Kita ingin menjamin Pilkada 2018 berjalan dengan aman, damai dan lancar. Hal tersebut dapat terwujud apabila semua lapisan masyarakat menyadari betapa penting dan mahalnya aman dan damai itu,” kata Kabag Ops. (fudz/nis)

Artikel ini telah dibaca 54 kali

Baca Lainnya

Karang Taruna Kabupaten Probolinggo Perkuat Peran Sosial Pemuda

27 September 2026 - 21:16

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

Penilik Sukapura-INOVASI Gelar Workshop Pengembangan Literasi bagi Guru PAUD

18 September 2026 - 11:40

Diperta Kabupaten Probolinggo Perkuat Stok Benih Tembakau Paiton 4

15 September 2026 - 10:39

KREASI Kalbar Kunjungi SDN Sukapura 3, Pelajari Praktik Pembelajaran Kelas Rangkap

13 September 2026 - 23:13

Modul Kepemimpinan Disiapkan untuk Perkuat Pembelajaran Kelas Rangkap

12 September 2026 - 14:50

Trending di Kabar Probolinggo