Pasuruan (Kabarpas.com) – Sebanyak 1325 orang Tenaga K2 Non PNS dan guru di daerah terpencil menerima insentif dan multi grade dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Pemberian insentif ini diberikan secara simbolis oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf, dalam acara Pembinaan K2 dan Guru Terpencil, di Halaman Kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) kabupaten setempat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi mengatakan, dari 1325 orang, jumlah tenaga K2 Non PNS yang menerima insentif sebanyak 553 orang, dengan rincian 84 orang tenaga administrasi, serta 469 orang guru. Sedangkan untuk guru terpencil yang menerima multigrade sebanyak 772 orang, dengan rincian guru SD sebanyak 235 orang, dan 1537 orang berasal dari Guru SMP.
“Kalau untuk K2 istilahnya adalah insentif, tapi kalau untuk guru terpencil istilahnya multigrade,” kata Iswahyudi kepada Kabarpas.com, Senin (05/09/2016).
Lebih lanjut Iswahyudi menambahkan, seluruh insentif dan multigrade tersebut berasal dari APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2016 sebesar Rp 7,504 Milyar. Untuk tenaga administrasi, masing-masing menerima Rp 500 ribu, sedangkan untuk guru K2 Non PNS masing-masing menerima Rp 750 ribu. Begitu juga dengan seluruh guru SD dan SMP di wilayah terpencil, masing-masing menerima Rp 300 ribu.
“Kami memberikannya secara rapel, yakni terhitung mulai bulan Januari lalu, dan diberikan sampai satu tahun,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Sementara itu, Bupati Irsyad menegaskan bahwa pemberian insentif dan multi grade tersebut tak lain sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemkab Pasuruan terhadap kesejahteraan para guru dan admin yang statusnya masih K2 atau mengajar di wilayah terpencil.
“Pemberian kenaikan insentif ini merupakan wujud penghargaan Pemkab terhadap pengabdian saudara, serta komitmen untuk menjadikan Kabupaten Pasuruan penuh dengan SDM berkualitas,”ujar Bupati Irsyad di hadapan para penerima insentif tersebut.
Dengan diserahkannya insentif dan multigrade tersebut, Irsyad berharap agar seluruh penerima senantiasa meningkatkan kinerja, serta mengeluarkan inovasi-inovasi baru yang mengarah pada kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Pasuruan.
“Bagi rekan-rekan guru, hendaklah jadi mentor kepada anak didik, baik dalam ilmu pengetahuan, iman dan karakter/perbuatan. Guru memiliki tanggungjawab sangat besar dalam mendidik para siswa menjadi generasi emas yang mampu memberikan sumbangsih bagi Negara, masyarakat dan keluarga,” pungkasnya. (iim/gus).