Reporter : Amelia Putri
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Terjadi sebuah ledakan hebat di Rumah Sholeh, Kepala Desa (Kades) Kecik, Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo yang diduga bersumber dari bondet atau bom ikan. Beruntung dalam kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Minggu, (21/06/2020).
Umar Fauzi (26), salah satu warga sekitar mengatakan, bunyi ledakan terdengar sangat keras sampai radius 3 KM, sehingga mengundang perhatian warga. Dalam hitungan detik menurutnya warga sudah berkerumun di sekitar lokasi.
“Ledakannya hanya sekali mas, tapi bunyinya keras mas, dan bahkan sampai terdengan sekitar jarak 3 KM,” ujarnya kepada Kabarpas.com.
Menurut Fauzi sapaan akrabnya, sebelumnya tidak pernah terjadi kejadian semacam ini di desanya dan ini baru pertama kali terjadi.
“Sebelumnya tidak pernah terjadi seperti ini mas, ini baru pertama kali,” terangnya.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Besuk Bripka Sus Jayanto membenarkan kejadian tersebut, menurutnya pada saat kejadian Sholeh, Kades Kecik sedang istirahat bersama dengan keluarganya, dan tepat sekitar pukul 01.00 terdengar ledakan yang sangat keras yang berasal dari bangunan samping rumahnya.
“Kronologinya, sekitar pukul 01.00. Waktu itu Pak Sholeh sedang istrihat di kamar tengah didalam rumahnya. Sedangkan istri beserta cucunya tidur di kamar utara dan tiba-tiba beliau kaget dan terbangun karena terdengan suara ledakan,” ujar Kanit Reskrim.
Nah setelah bangun korban langsung mencari sumber ledakan dan terlihat ada kepulan asap putih yang membumbung tinggi di bangunan sisi timur rumahnya.
“Pak Sholeh langsung membuka jendela, dan melihat ada kepulan asap putih pada bangunan sisi timur rumahnya,” lanjutnya.
Hingga kini, kepolisian mendunga ledakan itu berasal dari petasan, karena pada saat dilakukan olah TKP pihaknya mendapati serpihan kertas yang diduga sebagai pembungkus petasan.
“Sementara ini kami menduga ledakan ini berasal dari petasan, karena pada saat dilakukan olah TKP, kami mendapati serpihan kertas yang kami duga sebagai pembungkus dari petasan,” tegasnya.
Akibat ledakan tersebut merusak pagar rumah sebelah timur dan dua atap rumah sebelah timur juga mengalami kerusakan.
“Kami masih melakukan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini,” pungkasnya. (mel/nis).

















