Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 16 Mei 2018

Samakan Presepsi, DKPP Probolinggo Gelar Workshop Penyusunan RDKK Tahun 2019


Samakan Presepsi, DKPP Probolinggo Gelar Workshop Penyusunan RDKK Tahun 2019 Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Probolinggo menggelar workshop penyusunan RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) tahun 2019 di ruang pertemuan Bentar Eks Kantor Bupati Probolinggo di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Kegiatan ini diikuti oleh 180 orang peserta terdiri dari PPL, Koordinator BPP dan UPTD di Kabupaten Probolinggo. Selama kegiatan mereka mendapatkan materi peran penyuluh terhadap kartu tani oleh BNI Cabang Probolinggo serta alokasi pupuk bersubsidi dan penyusunan RDKK tahun 2019 oleh DKPP Kabupaten Probolinggo.

Kepala DKPP Kabupaten Probolinggo Ahmad Hasyim Ashari melalui Kepala Bidang Pelaksanaan Penyuluhan dan Bina Usaha Tani Yahyadi mengungkapkan kegiatan ini dilakukan dalam rangka penyusunan RDKK tahun 2019 dan evaluasi penyusunan RDKK tahun 2018.

“Selain itu, untuk menyamakan persepsi dalam penyusunan RDKK untuk tahun 2019 mulai dari penyusunan RDKK, e-RDKK, alokasi pupuk bersubdisi dan kartu tani,” ungkapnya.

Menurut Yahyadi, pemberian subsidi kepada petani dimaksudkan untuk mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan, mencegah penurunan produktivitas pertanian, melindungi petani dari lonjakan harga pupuk dunia dan upaya peningkatan kesejahteraan petani.

“Secara tidak langsung, pemberian subsidi ditujukan untuk mendukung upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi, mendukung upaya pengentasan rakyat dari kemiskinan danmendukung terpeliharanya stabilitas ekonomi,” jelasnya.

Yahyadi menjelaskan bahwa RDKK bermanfaat sebagai alat perencanaan kebutuhan pupuk serta sebagai alat penyaluran pupuk bersubsidi.

“Melalui kegiatan ini diharapkan data RDKK sesuai dengan evaluasi RDKK tahun 2018 baik secara RDKK kebutuhan maupun kartu tani dengan mengoptimalkan kunjungan yang bersifat laku susi (latihan kunjungan, evaluasi dan supervisi) kepada kelompok tani dalam rangka penyusunan RDKK,” tegasnya.

Terkait dengan kartu tani Yahyadi menerangkan pemanfaatan kartu tani dalam penebusan pupuk bersubsidi memberikan manfaat kepada berbagai pihak. Diantaranya, petani mengetahui jumlah alokasi pupuk bersubsidi dan menebus pupuk bersubsidi sesuai quota yang diberikan dan penyaluran pupuk bersubsidi tepat sasaran.

“Sekaligus, pengelolaan laporan penyaluran pupuk bersubsidi di tingkat pengecer berbasis data elektronik, Pemerintah dan Stakeholder mengetahui data penyaluran pupuk bersubsidi secara cepat dan tepat serta kepastian dalam pembayaran subsidi pupuk,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Gus Fawait ke Pasien RSD Soebandi: Jangan Pulang Sebelum Sehat, Biaya Ditanggung Pemerintah 

17 Oktober 2026 - 17:56

Tepat HUT Prabowo, Gus Fawait Gelar Bakti Sosial Kesehatan dengan Target 10000 Penerima

17 Oktober 2026 - 17:53

Hari Parlemen Nasional, NasDem Jember Ingatkan Pentingnya Jaga Kepercayaan Masyarakat 

16 Oktober 2026 - 20:09

Pahami Arah Kebijakan Prabowo, Fawait Implementasikan Lewat Program Pemkab Jember

16 Oktober 2026 - 13:13

Jember, Kuba-nya Indonesia dalam Urusan Cerutu

16 Oktober 2026 - 12:53

Cerutu Jember Tembus 45 Negara, Gus Fawait Promosikan Produk Lokal di Forum Nasional

16 Oktober 2026 - 12:51

Trending di KABAR NUSANTARA