Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 3 Mei 2020

Satu PDP di Kabupaten Probolinggo Meninggal Dunia


Satu PDP di Kabupaten Probolinggo Meninggal Dunia Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo mencatat satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Desa Ranuagung Kecamatan Tiris meninggal dunia. Minggu, (3/5/2020).

“Sebenarnya PDP yang berjenis kelamin perempuan berusia 9 tahun ini meninggal dunia karena yang bersangkutan mempunyai penyakit yang mendasar. Dalam hal ini penyakit tumor darah atau leukemia,” kata Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Menurut Anang, untuk hasil rapid testnya yang bersangkutan negatif. Tapi cenderung yang bersangkutan ini meninggal dunia karena penyakit tumor darahnya. “Untuk pemakamannya tetap dianggap sebagai penyakit infeksius dengan menerapkan protokol pemakaman COVID-19,” jelasnya.

Sementara untuk PDP lain yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, Anang menyampaikan sampai sejauh ini masih baik-baik saja. “Keluhan-keluhan penyakit yang dialami langsung mendapatkan penanganan dan pengobatan dari tim medis rumah sakit. Sambil lalu mereka masih menunggu hasil swab dengan harapan nanti semua negatif,” terangnya.

Secara keseluruhan, Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo merilis untuk pasien positif COVID-19 sudah mencapai 21 orang atau bertambah 2 orang dari sebelumnya yang mencapai 19 orang. “Dua tambahan pasien positif COVID-19 ini berasal dari Desa Sentong Kecamatan Krejengan dan Desa Tamansari Kecamatan Dringu,” tegasnya.

Selanjutnya, PDP sebanyak 47 orang atau sama dengan sehari sebelumnya dengan keterangan 17 orang dalam pengawasan, 13 orang selesai diawasi dan 17 orang meninggal dunia.

“Serta, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 419 orang atau bertambah 7 orang dari sebelumnya yang mencapai 412 orang dengan keterangan 92 orang dalam pemantauan, 323 orang selesai dipantau dan 4 orang meninggal dunia,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi, Target Buka Saat Libur Sekolah

13 Juni 2026 - 08:48

Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Kawal Verval Usulan Bantuan Hibah PP PAUD hingga Tuntas

11 Juni 2026 - 15:20

Pemkab Probolinggo dan INOVASI Cetak Fasilitator Parenting untuk Perkuat Peran Keluarga

7 Juni 2026 - 18:48

Pemkab Probolinggo dan Pemkot Malang Perkuat Distribusi Bawang Merah dan UMKM

5 Juni 2026 - 11:00

Kelurahan Kraksaan Wetan Salurkan PMT Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil KEK

4 Juni 2026 - 21:20

Lewat DBHCHT 2026, Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Kejuruan Batik

2 Juni 2026 - 21:28

Trending di Kabar Probolinggo