Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Peristiwa · 15 Nov 2014

Sebelum Bunuh Diri, Mukhlis Kerap Dengar Bisikan Kafir


Sebelum Bunuh Diri, Mukhlis Kerap Dengar Bisikan Kafir Perbesar

Bangil (Kabarpas.com) – Hingga kini motif bunuh diri Mukhlis, siswa kelas 3 SMP 2 Muhammadiyah Bangil yang terjun bebas dari tower operator seluler di sekitar Alun-alun Bangil, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (14/11/2014) kemarin masih teka-teki. Namun pihak keluarga menjelaskan, sebelum bunuh diri, Mukhlis kerap mendengar bisikn kafir pada dirinya.

“Sekitar dua bulan yang lalu, Mukhlis mengaku mendengar suara-suara seperti bisikan yang mengatakan dirinya kafir. Sejak itulah dia seringkali terlihat seperti orang ling-lung,” kata ayah Mukhlis bernam Zainal saat ditemui Kabarpas.com di rumahnya, Sabtu, (15/11/2014).

Ia menambahkan, bahwa dirinya sudah berusaha mengobati Mukhlis dengan membawanya ke rumah sakit maupun pengobatan alternatif. Namun, ternyata belum membuahkan hasil yang maksimal. Sebab dari pengobatan itu Mukhlis justru malah berubah menjadi sering melamun dan diam.

Sementara itu, istrinya, Muffida mengatakan, kalau dirinya sempat melarang anaknya itu untuk masuk sekolah karena alasan kondisi Mukhlis yang belum baik. Akan tetapi, dikarenakan Mukhlis mengaku sudah tidak ada apa-apa, akhirnya Muffida mengizinkan. “Waktu itu dia bilang sudah tidak apa-apa, jadinya saya bolehkan dia masuk untuk ke sekolah,” jelasnya.

Anam kakak Mukhlis menambahkan, pihak keluarga sempat membawa Mukhlis ke psikiater terkait perubahan sikap dan perilakunya yang berbeda dari kebanyakan teman sebayanya. Karena saat itu Mukhlis juga pernah berkeluh kesah karena kerap mendengar bisikan yang selalu mengganggunya.

Namun tak lama kemudian, Mukhlis kembali ke sekolah dan belajar seperti biasa. Pihak keluarga pun yakin Mukhlis sudah sembuh. “Dia sempat tidak masuk sekolah selama seminggu. Saat ditanyai masalahnya, adik hanya diam tidak menjelaskan. Tahunya kemarin dia meninggal dengan naik tower itu,” ucap Anam sembari meneteskan air mata.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mukhlis (17) seorang siswa SMP Muhammadiyah Bangil, Kabupaten Pasuruan tewas mengenaskan, usai mengakhiri nyawanya dengan bunuh diri lompat dari tower seluler setinggi 70 meter yang berada di belakang Kantor Pos, Kelurahan Bendomungal, Kecamatan Bangil, kabupaten setempat. Jumat (14/11/2014) kemarin. (ajo/uje).

Artikel ini telah dibaca 53 kali

Baca Lainnya

Dua Wakil Pasuruan Raih Jamsostek Award 2026 Tingkat Jawa Timur

17 September 2026 - 16:21

Podcast JAWARA Kabarpas bersama Adinda Denisa Kupas Tuntas Regulasi dan Strategi Pemda Dorong UMKM Naik Kelas

16 September 2026 - 09:04

DPRD Jatim Berharap Raperda Transportasi Terintegrasi Mampu Memikat Masyarakat 

15 September 2026 - 22:25

ULD Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Perkuat Ekosistem Pendidikan Inklusif

6 September 2026 - 15:34

Kaji Day Terpilih Jadi Ketua PWI Pasuruan Raya Periode 2026–2029

29 Agustus 2026 - 16:31

DPRD Kabupaten Probolinggo Gelar Pembahasan Raperda P-APBD 2026, Bedah Kenaikan Anggaran dan Defisit Daerah

26 Agustus 2026 - 19:58

Trending di Peristiwa