Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Banyuwangi · 28 Mar 2018

Sejumlah Elemen Masyarakat Banyuwangi Deklarasikan Forum Cheng Hoo Amar Ma’ruf Nahi Mungkar


Sejumlah Elemen Masyarakat Banyuwangi Deklarasikan Forum Cheng Hoo Amar Ma’ruf Nahi Mungkar Perbesar

Reporter : Pendik

Editor : Titin Sukmawati

 

Banyuwangi, Kabarpas.com – Sejumlah elemen masyarakat Banyuwangi, yakni yang terdiri dari aktifis, penggiat politik senior, dan tokoh agama, menggelar kordinasi besar-besaran di Pondok Pesantren Cheng Hoo, Jalan Sutawijaya No. 31, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Banyuwangi.

Pentolan-pentolan orang penting di Kota Gandrung tersebut, mendeklarasikan Forum Cheng Hoo Amar Ma’ruf nahi Mungkar. Kedapan forum ini akan terus mengawal pemerintahan Kabupaten Banyuwangi agar bersih dari praktek korupsi, dan mengedepankan kepentingan rakyat.

Dalam acara tersebut, Ir. H Ahmad Wahyudi yang didaulat sebagai penasehat forum tersebut mengatakan, Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi memang sudah baik. Namun tetap harus terus meningkatkan segudang potensi Banyuwangi seperti budaya, seni, dan ekonomi rakyat.

“Hal tersebut juga dapat kita capai dengan cara membangkitakan semangat para aktivis, untuk berkontribusi terhadap kabupaten yang terletak di ujung timur pulau jawa,” ucap Ahmad Wahyudi kepada kabarpas.com biro Banyuwangi, Rabu (28/03/2018).

Di tempat yang sama, M. Yunus Wahyudi selaku ketua forum menambahakan, tujuan dalam forum ini sama, yakni memajukan Kabupaten Banyuwangi. Sehingga potensi yang beragam di Banyuwangi akan terus berkembang nantinya dengan pengawalan yang akan dilakukan secara seksama.

“Demi Banyuwangi bebas praktek korupsi dan menjadi lebih baik, maka akan saya wakafkan nyawa beserta tubuh saya. Untuk selalu berdiri di depat melawan korupsi yang selama ini sangat merugikan rakyat kecil,” ujar aktifis yang selama ini getol mengkritisi Pemerintahan Kabupaten Banyuwangi.

Sedangkan Wahyu Widodo yang mengemban Wakil Ketua Forum memperjelas, setelah ini pihakny akan melakukan audensi publik bersama masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk menampung keluhan masyarakat lapisan bawah. Agar dapat ditindak lanjuti dengan melakukan pendampingan.

“Karena hal terpenting bagi kami adalah menyerap aspirasi rakyat, menjaring keluhan masyarakat dari audensi tersebut,” tegas pria yang akrab dipanggil Raja Sengon itu.

Sedangkan Forum Banyuwangi Bersatu terbentuk dengan susunan organisasi, Ir. H. Amhad Wahyudi sebagai Penasehat, M. Yunus Wahyudi Sebagai Ketua, Wahyu Widodo atau Raja Sengon sebagai Wakil Ketua, Junjung Subowo Bendahara 1, Dodik Wahyu bendahara 2, dan Restu Syaiful Hadi sebagai Ketua Tim Investigasi. (pen/tin).

Artikel ini telah dibaca 65 kali

Baca Lainnya

Dimeriahkan Gildcoustic, Ribuan Warga Banyuwangi Saksikan Launching New Honda PCX160 

12 Januari 2025 - 20:10

Begini Cara Moeldoko dan FORSAS Asah dan Tumbuh Kembangkan Seni Musik Banjari di Kalangan Santri

3 Juli 2023 - 20:45

Tahun Politik, AMSI Jatim dan Polresta Banyuwangi Segera Bentuk Komite Komunikasi Digital

18 Februari 2023 - 06:11

Gubernur Khofifah Ajak Pemuda Terus Berinovasi dan Improvisasi Hadapi Ancaman Krisis Global

24 Agustus 2022 - 06:36

Matic Besar Honda PCX160 Hadir di Banyuwangi

13 Desember 2021 - 16:37

AMSI Jawa Timur dan Solopos Institute Gelar UKW Pertama di Banyuwangi

5 November 2021 - 14:51

Trending di Kabar Banyuwangi