Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 27 Agu 2026

Seluruh Fraksi DPRD Probolinggo Sampaikan Evaluasi Raperda Perubahan APBD 2026


Seluruh Fraksi DPRD Probolinggo Sampaikan Evaluasi Raperda Perubahan APBD 2026 Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo merespons penyampaian Nota Penjelasan Bupati terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran 2026. Sebanyak enam fraksi di parlemen daerah menyuarakan evaluasi dan masukan krusial dalam rapat paripurna beragenda Pemandangan Umum (PU) Fraksi, Kamis (27/8/2026).

​Jalannya sidang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo M. Zubaidi, serta dihadiri jajaran eksekutif yang dipimpin Sekretaris Daerah Ugas Irwanto bersama jajaran kepala perangkat daerah dan perwakilan Forkopimda.

​Keenam fraksi yang membacakan pandangan umumnya meliputi Fraksi Golkar, PKB, Gerindra, NasDem, PDI Perjuangan, dan PPP. Setiap fraksi menaruh perhatian pada efektivitas alokasi belanja serta perbaikan sektor-sektor prioritas bagi masyarakat.

​Dari Fraksi Partai Golkar, sorotan tertuju pada strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Golkar mendorong agar pemerintah daerah lebih kreatif menggali potensi penerimaan tanpa membebani daya beli masyarakat maupun iklim usaha lokal. Di sektor pengeluaran, Golkar mewanti-wanti agar pos layanan dasar publik—mulai dari perbaikan jalan, drainase, penyediaan air bersih, hingga mutu pendidikan dan kesehatan—tetap mendapatkan alokasi yang proporsional.

​Sementara itu, Fraksi PKB menekankan perlunya kebijakan anggaran yang berorientasi langsung pada kesejahteraan warga, khususnya penanggulangan kemiskinan. PKB juga mendesak pembenahan aksesibilitas antarkawasan, terutama integrasi infrastruktur jalan yang menghubungkan wilayah kabupaten, kecamatan, sampai pelosok desa.

​Isu sektor riil dan infrastruktur vital turut diangkat Fraksi Gerindra. Fraksi ini menggarisbawahi kenaikan pos belanja modal untuk jalan, jaringan, dan irigasi yang menyentuh angka Rp78,58 miliar. Gerindra meminta anggaran tersebut diprioritaskan untuk menopang sentra-sentra pertanian, mencakup jaminan pasokan air, jalan usaha tani, sarana produksi (saprodi), hingga penguatan sektor perikanan dan peternakan.

​Pandangan serta catatan kritis dari seluruh fraksi ini selanjutnya akan menjadi dasar pembahasan mendalam antara Badan Anggaran (Banggar) legislatif dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebelum raperda perubahan anggaran disahkan. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Diduga Ada “Main Mata” dalam Pembagian Anggaran Iklan Jawara DPRD Pasuruan

9 September 2026 - 16:10

Tapal Kuda Youth Summit 2026: Aliansi BEM Pasuruan Raya dan Korda Tapal Kuda Serukan Pengawalan Isu HAM

9 September 2026 - 12:47

PAN Klaim Jadi “Partai Anak Nahdliyin”, Ansor Kota Pasuruan: Jangan Cuma Datang Saat Butuh Suara!

8 September 2026 - 18:14

Gus Kikin Janji Takkan Lupakan PWNU Jatim

8 September 2026 - 16:03

SOUND HOREG: Ketika Hiburan, Ekonomi, dan Hak Warga Bertabrakan

8 September 2026 - 12:47

Audi Nuvolari, Supercar 1.001 PS yang Menandai Arah Baru Teknologi dan Desain Audi

8 September 2026 - 12:36

Trending di Kabar Otomotif