Pasuruan (Kabarpas.com) – Untuk kesekian kalinya SMAN 1 Kejayan kembali mencatatkan namanya di Indonesia Book of Record (IBOR). Kali ini yang berhasil ditoreh adalah Rekor Batik Jumput terpanjang yang mencapai hingga 180 meter. Bahkan, batik jumput hasil kreasi para siswa-siswi SMA Negeri 1 Kejayan ini pun dibentangkan di atas Sungai Complong Kejayan, Kabupaten Pasuruan.
“Pemecahan Rekor Batik Jumput terpanjang ini, sengaja kami lakukan bersamaan dalam rangka untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 71 tahun. Hal ini sekaligus sebagai upaya kami, dalam mengajak para siswa untuk melestarikan budaya batik jumput yang selama ini semakin ditinggalkan,” kata Edi Santoso, Ketua Panitia kepada Kabarpas.com, Minggu (14/08/2016).
Menurutnya, saat ini tidak banyak masyarakat yang tahu tentang batik jumput. Untuk itulah, melalui kegiatan ini pihaknya ingin membudayakan dan melestarikan batik jumput kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan. “Batik jumput ini adalah warisan budaya dunia asli Indonesia, jadi sayang sekali kalau sampai ditinggalkan,” imbuhnya.
Lebih lanjut pria yang juga sebagai guru kesenian ini menambahkan, dalam pembuatan batik jumput tersebut, pihaknya melibatkan sebanyak 600 siswa-siswi yang berasal dari kelas X dan XI.
“Kalau dari dulu orang mengetahui bahwa SMAN I Kejayan terkenal dengan Fashion on the River. Namun, kali ini kami ingin memberikan pemandangan yang berbeda, yakni batik jumput terpanjang se-Indonesia,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut. Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf yang turut hadir dalam menyaksikan kreasi para siswa-siswi SMAN 1 Kejayan memecahkan rekor IBOR ini pun juga ikut terjun langsung bersama siswa, menuangkan cairan cat ke kain yang akan disulap menjadi kain batik jumput. Meski kain cukup panjang dan karena kekompakan, akhirnya kain itu berubah bentuk menjadi batik yang cukup menawan dan indah.
“Apa yang sudah dilakukan SMAN I Kejayan sangat bagus untuk bisa memotivasi sekolah lain, supaya melakukan hal yang sama, meskipun konteksnya beda. Dan menurut saya inovasi siswa siswi SMAN 1 Kejayan ini justru membanggakan. Apalagi bisa memecahkan rekor Indonesia,” pungkasnya. (ajo/tin).


















