Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan ยท 12 Jun 2021

Soal Digitalisasi Sistem, Gubernur Khofifah Terinspirasi Jack ma


Soal Digitalisasi Sistem, Gubernur Khofifah Terinspirasi Jack ma Perbesar

Surabaya, Kabarpas.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

“Saya mengikuti bagaimana pikiran-pikiran Jack Ma yang memiliki ritel terbesar di dunia, tanpa harus punya pabrik, tanpa harus punya gudang, tanpa harus punya public transportation tapi bisa menguasai dunia, karena digitalisasi sistem yang sudah dikembangkan,” kata Khofifah, dalam acara ‘Smart City, Creative Government: Membangun Ekosistem Digital CETTAR Bagi Pembangunan Jawa Timur’, yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur secara daring dan luring, Jumat (11/6/2021).

Peluang perkembangan ekonomi digital Indonesia di Asia Tenggara luar biasa. Tahun 2020, nilai ekonomi digital Indonesia sudah mencapai Rp 624 triliun, lebih besar daripada Malaysia (Rp 153 triliun), Filipina (Rp 111 triliun), Singapura (Rp 125 triliun), Thailand (Rp 250 triliun), dan Viietnam (Rp 194 triliun).

Lima tahun kemudian, diperkirakan Indonesia melaju lebih cepat daripada negara-negara Asia Tenggara lainnya, dengan nilai ekonomi digital mencapai Rp 1.726 triliun. Sementara Malaysia Rp 417 triliun, Filipina Rp 369 triliun, Singapura Rp 206 triliun, Thailand Rp 737 triliun, dan Vietnam Rp 723 triliun.

“Jawa Timur sebagai kontributor PDB (Produk Domestik Bruto) terbesar kedua di Indonesia tentu harus lebih cepat masuk pada ruang ini,” kata Khofifah.

Besarnya pengguna e-commerce di Indonesia adalah potensi yang harus dimanfaatkan. Tahun 2021, ada 148 juta orang pengguna dan pada 2024 akan mengalami peningkatan signifikan. “Ini harus kita sampaikan pada pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) dan IKM (Industri Kecil Menengah),” kata Khofifah.

Sekitar 57,25 persen PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Jawa Timur didukung oleh pelaku UKM. Pelaku UKM juga memberi kontribusi 61 persen pada PDB nasional. “Jadi memang untuk backbone ekonomi nasional dan Jawa Timur, pelaku UKM besar sekali kontribusinya,” kata Khofifah.

Peluang digitalisasi sistem di Jatim sangat besar, karena rata-rata internet di desa-desa sudah 4G dan bahkan 5G. Pemprov Jatim menyiapkan sejumlah BTS (Base Transceiver Station) mini, terutama untuk mendukung pembelajaran virtual. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Jibril Athar Rajendra, Putra Wali Kota Pasuruan Raih Juara Robotik di Ajang Internasional

30 September 2026 - 11:26

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Pemkot Pasuruan Luncurkan BERGEGAS, Gerakkan Kolaborasi Entaskan Anak Tidak Sekolah

17 September 2026 - 11:30

Dinsos Kota Pasuruan Jelaskan Mekanisme Bansos, Masyarakat Bisa Ajukan Usul dan Sanggah

16 September 2026 - 08:30

Ciptakan Rasa Nyaman dan Bersih, Penataan PKL Pasar Besar Berlanjut, Mayoritas Pedagang Sudah Bersedia Relokasi

15 September 2026 - 14:41

Trending di Berita Pasuruan