Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 23 Jun 2018

Surabaya Survey Center Sebut Hastag #2019 Ganti Presiden Tak Pengaruhi Masyarakat Jatim


Surabaya Survey Center Sebut Hastag #2019 Ganti Presiden Tak Pengaruhi Masyarakat Jatim Perbesar

Reporter : Dzikril Falakhi

Editor : Agus Harianto

 

Surabaya, Kabarpas.com – Bergulirnya polemik yang sempat menggegerkan tanah air tentang hastag #2019gantipresiden juga tak luput dari saringan survei yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center (SSC) beberapa saat lalu.

Dalam rilis yang digelar SSC, yang bertempat di Hotel Yello, Jemursari Surabaya, melalui Direktur Riset SSC, Edy Marzuki, SSC memaparkan temuannya. Bahwa sebanyak 12.9 persen masyarakat Jawa Timur tidak tahu dan tidak menjawab terkait adanya isu #2019gantipresiden.

Sedangkan sebanyak 34.7 persen masyarakat suka dengan beredarnya polemik itu dan dominan dengan angka 52.4 persen menyatakan ketidak sukaan masyarakat Jawa Timur dengan adanya isu yang sempat heboh dengan bullying  di car free day Bundaran HI beberapa bulan lalu dan pembagian takjil berstiker #2019gantipresiden, terkait gerakan yang disinyalir memblokade terpilihnya kembali Jokowi sebagai presiden Indonesia.

“”Ada banyak faktor kenapa kemudian Jawa Timur menjadi salah satu barometer politik bahkan stabilitas nasional setelah DKI Jakarta. Selain karakteristiknya yang unik, Jatim juga memiliki keteguhan bersikap terhadap sesuatu yang dianggapnya baik ataupun tidak baik,” “ ujar Edy Marzuki yang akrab dipanggil Mung Edy.

Lebih lanjut menurut pria yang juga Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Yudharta Pasuruan itu, masyarakat dewasa ini sudah lebih cerdas menyikapi hal-hal yang berbau provokatif dan anarkis. Sehingga pilihan menjadi mutlak pada jalan damai dan kebaikan.

“”Kekisruhan yang terjadi di luar Jatim sangat kecil kemungkinannya akan mempengaruhi keamanan dan kenyamanan bahkan stabilitas Jatim secara keseluruhan. Banyak sudah buktinya. Lebih dari sekedar berpengaruh untuk bisa menentukan arah dan arus di Jatim, utamanya yang akan menggoyahkan Pilkada serentak ini,” “ papar pria yang gemar tersenyum itu.

Untuk sekadar diketahui bahwa survei dengan metode multistage random sampling ini dilakukan pada tgl 04 -13 Juni 2018 di 38 kabupaten/kota di Jatim. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan margin of error +/-3%, level of confidence 95% dan jumlah sampel 1.070 responden. Sebagai bentuk kendali mutu, survei ini dilengkapi dengan spot check, callback hingga intensive control. (dzi/gus).

Artikel ini telah dibaca 65 kali

Baca Lainnya

Kawendra Sebut Gus Fawait “Prabowonya Jember”, Puji Gagasan Home Care

24 Juli 2026 - 20:04

Kemenkes Nilai Home Care Jember Bisa Jadi Model Layanan Kesehatan Nasional

24 Juli 2026 - 15:23

Tak Perlu ke Puskesmas, Home Care Jember Hadir di Rumah Warga Jadi Dokter Keluarga

24 Juli 2026 - 15:18

Hadiri Harlah ke-28 PKB, Presiden Prabowo Tegaskan Arah Baru Ekonomi Berpijak pada Amanat Konstitusi

24 Juli 2026 - 10:25

Kota Mojokerto Berkomitmen Dalam Mendukung Transformasi Digitalisasi

24 Juli 2026 - 10:17

Rp2,57 Triliun Investasi Masuk ke Jember: Tumbuh 70,2 Persen dan Ribuan Lapangan Kerja Tercipta

23 Juli 2026 - 14:59

Trending di KABAR NUSANTARA