Reporter : Pendik
Editor : Memey Mega
Banyuwangi, Kabarpas.com – Selain melakukan pengaman di darat, rupanya pengaman di perairan juga menjadi perhatian bagi Polres Banyuwangi, Jawa Timur, seperti yang dilakukan pada Operasi Lilin Semeru 2017. Kali ini petugas gabungan dari Polair Polres Banyuwangi, TNI-AL, dan Basarnas, gencar patroli gabungan di perairan selat Bali.
Setiap hari empat kapal patroli milik Polair Polres Banyuwangi, Mabes Polri, TNI-AL, dan Basarna secara bergantian melakukan patrol di perairan selat Bali. Hal tersebut dilakukan guna melakukakn pencegahan kebencanaan maupun tindak kriminal di peraian.
Menurut Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman melalui Kasat Polair Polres Banyuwangi AKP Subandi mengatakan, empat kapal patroli tersebut selama tiga jam sekali melakukan patroli di selat Bali secara bergantian. Jumlah personil yang di siagakan khusus pengamana di perairan, sebanyak 17 anggota gabungan dari Polair, TNI-AL, dan Basarnas.
“Dari Polair Polres Banyuwangi dan Mabes Polri terdapat 5 anggota, TNI-AL 5 anggota, Basarnas 5 anggota, dan kesehatan pelabuhan 2 orang,” tegas AKP Subandi kepada kabarpas.com biro Banyuwangi Senin (25/12/17)

AKP Subandi menambahakan, sasaran patrilo gabungan Operasi Lilin Semeru 2017 ini tak hanya kelancaran Kapal Motor Penyebrangan (KMP) di pelabuhan ASDP Ketapang – Gilimanuk melakukan bongkar muat kapal. Namun juga pencegahan teror yang terjadi diperairan menggunakan kapal kecil.
“Kita juga tidak memperbolehkan sementara, kapal-kapal pancing ikan hingga nelayan melintas di area penyebrangan selat bali hingga operasi pengamanan di gelar,” jelas perwira berpangkat balok tiga tersebut.
Patroli Gabungan untuk pengamanan wilayah perairan selat Bali ini dilaksanakan hingga tanggal 2 Januari 2018. (pen/mey).
















