Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 6 Mar 2026

Temui Mensos, Bupati Pasuruan Perkuat Akurasi Data Penerima Bantuan 


Temui Mensos, Bupati Pasuruan Perkuat Akurasi Data Penerima Bantuan  Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Sinergi penanganan kemiskinan di Kabupaten Pasuruan mendapat suntikan energi baru. Terutama setelah Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menemui Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Kamis (5/3/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang strategis untuk membedah tiga program prioritas kepresidenan. Yakni Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Sekolah Rakyat, dan optimalisasi bantuan sosial (bansos).

Gus Ipul menegaskan bahwa penyakit utama dalam penanggulangan kemiskinan selama ini adalah karut-marutnya data. Menurutnya, pemerintah sering kali gagal menjangkau warga yang paling membutuhkan karena mereka tidak masuk dalam radar pencatatan.

“Banyak orang yang sebenarnya sedang kesakitan, tapi kita tidak tahu karena tidak masuk dalam data. Ada santri kesulitan biaya operasional, ada anak belum sekolah. Bagaimana pemerintah mau menjangkau kalau datanya tidak ada?” ujar Gus Ipul.

Mantan Wakil Gubernur Jatim itu menekankan pentingnya DTSEN sebagai rujukan tunggal. Ia tak ingin lagi ada ego sektoral di mana setiap daerah memiliki data sendiri-sendiri. “Sekarang kita menuju data tunggal, tapi harus terus dimutakhirkan secara dinamis melalui SIKS-NG atau aplikasi Cek Bansos,” imbuhnya.

Selain data, Gus Ipul memaparkan konsep Sekolah Rakyat sebagai strategi memutus rantai kemiskinan. Program ini bukan sekadar lembaga pendidikan, melainkan paket komplit pengentasan kemiskinan.

Gayung bersambut, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyatakan kesiapannya menyinkronkan kebijakan pusat di daerah. Rusdi mengungkapkan bahwa Pemkab Pasuruan saat ini tengah memperkuat infrastruktur data guna memastikan akurasi sasaran bantuan.

“Kami sudah membangun Command Center untuk menyinkronkan data sosial. Lewat sistem ini, kita bisa tahu siapa yang benar-benar berhak dan siapa yang tidak tepat sasaran,” jelas Rusdi. (dis/ian).

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Sempat Menghilang Semalam, Kakek Asal Kraton Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Welang Pasuruan

23 September 2026 - 18:10

Masjid Al Shalihin dan RSU Hermina Pasuruan Gelar Pemeriksaan Mata Gratis

23 September 2026 - 15:12

RoadSync Fest Hadir di Ponorogo, Padukan Teknologi Modern dan Budaya Lokal

23 September 2026 - 12:49

Udara Kabur di Malang, MPM Honda Jatim Bagikan Tips Berkendara Tetap #Cari_Aman

23 September 2026 - 11:56

One School One Event di TBM Jadi Ruang Ekspresi dan Pelestarian Budaya Generasi Muda

23 September 2026 - 11:10

Warga Kraton Keluhkan Sungai Bau Diduga Tercemar Limbah Perusahaan

23 September 2026 - 07:28

Trending di Berita Pasuruan