Jember, Kabarpas.com – Rasa empati terhadap masyarakat di tengah kesibukannya mengantre BBM saat terjadi keterlambatan pasokan ditunjukkan oleh Perumdam Tirta Pandalungan (PDAM Jember). Badan usaha milik pemerintah itu beberapa hari ini diketahui sering membagi-bagikan makanan dan minuman ringan kepada pengendara di SPBU.
Yudho Utomo salah satu direktur Perumdam Tirta Pandalungan menyebutkan bahwa pihaknya melakukan telah aksi sosial tersebut sejak Senin 28 Juli lalu.
Tercatat lebih dari seribu paket mamiri telah dibagikan kepada pengendara yang sedang mengantre di SPBU.
“Mulai hari Senin sampai Kamis, sudah kami distribusikan 1500 paket mamiri di 10 SPBU yang tersebar di Jember. Mulai dari SPBU Jl. Ahmad Yani yang kebetulan dekat dengan kantor kami,” ucapnya, saat ditemui membagikan mamiri di SPBU Keraton Kecamatan Kencong, Kamis (31/7/2025).
Menurut Yudho, tidak ada niat lain selain ingin mengurangi beban kelelahan warga yang berjam-jam setia menunggu motornya diisi bensin.
Meski hari ini kondisi di sejumlah depo pengisian BBM berangsur-angsur normal namun, Tirta Pandalungan memberikan mamiri kepada beberapa SPBU.
“Kami tetap memberikan mamiri kepada pengendara yang membeli BBM di SPBU. Harapan kami, itu sebagai semangat bagi mereka yang mengantre. Sebagai bentuk rasa terima kasih kepada petugas SPBU, kami juga memberikan mamiri kepada mereka yang sudah kuat melayani masyarakat,” tutur Yudho.
Sementara, Nailul selaku Supervisor SPBU Keraton Kencong menyatakan bahwa pasokan/stok BBM jenis Pertalite dan Solar masih banyak tersedia. Sedangkan, untuk non subsidi atau Pertamax baru datang semalam.
“Kalau Pertalite dan Solar masih aman, kemarin sore datang lagu satu tangki BBM dari wilayah Surabaya. Untuk non subsidi seperti Pertamax, Dexlite, dan Pertamina Dex datang kemarin malam jadi masih full,” jawab Nailul.
Antrean di SPBU Keraton relatif normal sama seperti sebelum terjadi kelangkaan beberapa waktu lalu. Menurut Nailul, warga mulai paham bahwa stok BBM aman sehingga tidak terjadi panic buying yang menimbulkan antrean panjang. (dan/ian).

















