Reporter : Eko Budi
Editor : Lailiya Mahmudah
Pasuruan, Kabarpas.com – Petugas akhirnya berhasil mengevakuasi truk muatan tabung CNG yang terguling di Jalur Pantura Pasuruan – Probolinggo. Dan arus lalulintas di Jalur Pantura tersebut yang sebelumnya sempat ditutup, kini kembali normal.
Evakuasi dilakukan setelah petugas dari perusahaan pemilik tabung CNG dari CV Pancoran Mas, Malang memastikan kondisi aman. Selanjutnya, petugas kepolisian setempat langsung mengevakuasi dua kendaraan yang sebelumnya sempat terlibat kecelakaan di jalur Pantura tersebut.
Dari pantauan wartawan Kabarpas.com di lokasi, evakuasi kendaraan truk CNG dan sejumlah tabung di jalan raya berlangsung singkat. Kendati demikian, truk bermuatan jagung yang terguling ke pekarangan warga masih belum dievakuasi.
“Setelah mendapat penjelasan dari pihak CV Pancoran Mas Malang selaku pemilik tabung CNG yang menyebut bahwa CNG ini lebih aman dari LPG. Maka jalur kami buka kembali biar normal dan lancar,” ujar Kanit Laka Lantas Polresta Pasuruan Iptu Ahmad Jayadi.
Usai membuka kembali jalur Pantura, petugas lalulintas dari Polres Pasuruan Kota langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Seperti dikabarkan sebelumnya, sebuah truk muat bahan bakar jenis CNG (Compressed Natural Gas) terguling di Jalur Pantura Pasuruan – Probolinggo, tepatnya di Jalan Raya Sumurwaru Grati, Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, arus lalu-lintas di jalur Pantura tersebut ditutup.
Informasi yang didapat Kabarpas.com, truk muat CNG bernopol N 8210 UC itu terguling setelah adu moncong dengan dump truk bermuatan jagung kering nopol L 9865 UA.
(eko/lel).

















