Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 11 Apr 2020

Update Covid-19 di Kabupaten Probolinggo, Total Jadi 4 Orang Positif Corona


Update Covid-19 di Kabupaten Probolinggo, Total Jadi 4 Orang Positif Corona Perbesar

Reporter : Amelia Putri

Editor : Anis Natasya

 

Probolinggo, Kabarpas.com – Untuk update  Covid -19 di wilayah Kabupaten Probolinggo pada hari ini, Sabtu (11/4/2020) malam, terdapat penambahan satu pasien dinyatakan positif corona. Yang bersangkutan berasal dari Desa Alaspandan Kecamatan Pakuniran dan merupakan klaster pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

“Jadi total dengan sehari sebelumnya, ada 4 orang yang sudah dinyatakan positif COVID-19 di Kabupaten Probolinggo. Tiga orang sebelumnya berasal dari Desa Bayeman Kecamatan Tongas, Desa Prasi Kecamatan Gading dan Desa Jabungsisir Kecamatan Paiton. Untuk tambahan 1 orang positif COVID-19 ini isolasinya sama seperti tiga orang sebelumnya,” kata Juru Bicara Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto.

Selain itu jelas Anang, Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Kabupaten Probolinggo sebanyak 305 orang atau bertambah 9 orang dari sehari sebelumnya yang mencapai 296 orang dengan keterangan 218 orang dalam pemantauan, 86 orang selesai dipantau dan 1 orang meninggal dunia. “Serta Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 11 orang dengan keterangan 1 orang dalam perawatan, 6 orang sehat dan 4 orang meninggal dunia,” jelasnya.

Menurut Anang, terjadi pergeseran kecamatan zona merah dari sebelumnya di Kecamatan Kraksaan menjadi di Kecamatan Gading. Hal ini dikarenakan satu orang yang sebelumnya tercatat di Kecamatan Kraksaan menjadi di Kecamatan Gading.

“Hal tersebut didasarkan pada alamat KTP dan tempat tinggal yang bersangkutan. Pada sebelumnya tercatat di Kecamatan Kraksaan karena yang bersangkutan pada awalnya masuk data di Puskesmas Kraksaan dan mempunyai tempat singgah di Kraksaan,” tegasnya.

Anang menegaskan sampai saat ini kondisi orang yang dinyatakan positif COVID-19 masih tetap sehat dan terus dipantau kesehatannya. Mereka dijaga pola makannya dengan harapan bisa segera negatif.

“Semua ada waktunya, virus itu tidak akan ada selamanya. Kalau daya tahan tubuh kita bisa melawan dengan baik dan kekebalan kita bisa melawan dengan baik, maka virus itu akan mati. Seperti influenza tidak akan selama itu, tergantung dari daya tahan tubuh,” tegasnya.

Lebih lanjut Anang mengharapkan kepada masyarakat supaya tidak menjadikan orang-orang yang sedang kena COVID-19 ini dicap dan didzolimi macam-macam, karena itu bukan aib. Siapapun yang sakit tidak akan pernah menginginkan itu. Jadi kalau tiba-tiba didzolimi di luar dan di media sosial dikomentari macam-macam, memangnya siapa yang menjamin orang yang menulis itu suatu saat tidak pernah resiko.

“Mendingan kita bantu saudara-saudara kita yang sedang sakit itu dengan mensupport dan memberi semangat bukan memusuhi. Memberikan tulisan-tulisan dan menuduh yang tidak jelas justru akan menimbulkan kebingungan yang baru,” pungkasnya. (mel/nis).

Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Jembatan Kaca Bromo Siap Beroperasi, Target Buka Saat Libur Sekolah

13 Juni 2026 - 08:48

Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Kawal Verval Usulan Bantuan Hibah PP PAUD hingga Tuntas

11 Juni 2026 - 15:20

Pemkab Probolinggo dan INOVASI Cetak Fasilitator Parenting untuk Perkuat Peran Keluarga

7 Juni 2026 - 18:48

Pemkab Probolinggo dan Pemkot Malang Perkuat Distribusi Bawang Merah dan UMKM

5 Juni 2026 - 11:00

Kelurahan Kraksaan Wetan Salurkan PMT Lokal untuk Balita dan Ibu Hamil KEK

4 Juni 2026 - 21:20

Lewat DBHCHT 2026, Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Kejuruan Batik

2 Juni 2026 - 21:28

Trending di Kabar Probolinggo