Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Probolinggo · 4 Agu 2016

Usai Check-in Bersama Wanita, Kakek Berusia 70 Tahun Tewas di Hotel


Usai Check-in Bersama Wanita, Kakek Berusia 70 Tahun Tewas di Hotel Perbesar

Probolinggo (Kabarpas.com) – Seorang kakek berusia 70 tahun ditemukan tewas di dalam Hotel Moronyoto, yang berlokasi di Jalan Raya Bromo, Kota Probolinggo. Sebelum tewas, ia sempat melakukan check- in bersama dengan seorang teman wanitanya.

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, kakek yang ditemukan tewas itu diketahui bernama Soeko Widodo (70), warga Desa Krajan, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang. Kuat dugaan, ia meninggal dunia karena penyakit darah tinggi yang dideritanya kambuh.

Namun, sebelumnya ia sempat melakukan check-in di hotel tersebut bersama seorang teman wanitanya, Wiwin (32), warga Jalan Letjen Soeparman IV, Desa Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kabupaten Malang. Keduanya kemudian masuk ke kemar hotel kelas melati tersebut, sekitar pukul 10.45.

“Tadi waktu di dalam kamar, dia (korban.red) sempat meminum obat generik yang telah dibawa sebelumnya. Namun, tak lama kemudian ia malah mengeluh pusing dan sedikit kejang,” kata Wiwin, teman wanita si kakek tersebut kepada Kabarpas.com, saat ditemui di lokasi, Kamis (04/08/2016).

Lantaran khawatir terjadi sesuatu, Wiwin kemudian meminta bantuan petugas hotel. Saat itu juga, korban langsung dibawa ke Puskesmas Ketapang atau tepatnya sekitar 500 meter di sebelah utara lokasi hotel. Sayangnya, saat sampai di Puskesmas, korban sudah tidak bernafas lagi.

Selanjutnya, jasad korban dibawa ke kamar mayat RSUD Dr. Moch. Saleh Kota Probolinggo untuk dilakukan otopsi. Sementara dari informasi yang dihimpun Kabarpas.com menyebutkan, dari hasil otopsi menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Baik dari benda tajam maupun benda tumpul.

“Dugaan kuat ia meninggal dunia karena darah tinggi. Sebab kondisi jasadnya sudah lemas serta adanya muntahan yang keluar dari mulutnya. Tidak ada tanda penganiayaan,” kata Hari, salah seorang petugas kamar mayat, RSUD Dr. Moch. Saleh Kota Probolinggo kepada Kabarpas.com. (sam/gus).

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Jelang Perayaan Nataru, Gubernur Koster Minta Pasokan BBM di Bali Aman

3 Desember 2019 - 10:28

Pemkab Probolinggo Siap Ekspor Bawang Merah ke Thailand

2 Agustus 2019 - 23:53

Pos PAUD Jambangan Kenalkan Rasa Kebersamaan pada Baduta

2 Agustus 2019 - 22:56

Tiga Gudep Sekolah di Probolinggo Didatangi Tim Lomba Gudep Unggul Jatim

2 Agustus 2019 - 22:02

Pemkab Probolinggo Sosialisasikan Pendampingan DAK Fisik Pendidikan

29 April 2019 - 21:22

KPU Probolinggo Mulai Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2019

29 April 2019 - 20:56

Trending di Kabar Probolinggo