Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan ยท 6 Des 2023

Waduh! Harga Cabai Rawit Seharga Daging Sapi


Waduh! Harga Cabai Rawit Seharga Daging Sapi Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Harga cabai rawit dan sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Pasuruan semakin naik. Kenaikan harga ini seiring menjelang natal dan tahun baru. Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga paling signifikan adalah cabai rawit.

Berdasarkan pantauan kabarpas.com di Pasar Kebonagung, Kota Pasuruan, harga cabai rawit saat ini sudah menyamai rata-rata harga daging sapi.

Suprihatin, 52, salah satu pedagang, mengatakan bahwa perkilonya, cabai rawit saat ini sudah mencapai harga Rp 110 ribu, naik hampir tiga kali lipat dari harga normal. Adapun harga daging sapi sendiri saat ini paling murah dijual seharga Rp 110 ribu, dan paling mahal Rp 130 ribu.

“Dulu cabai rawit itu biasanya Rp 40 ribu, sekarang bisa Rp 110 ribu,” ujar Suprihatin pada Rabu (6/12/2023) siang.

Tidak hanya cabai rawit, harga cabai merah pun ikut terkerek naik.

Suprihatin menyebut cabai merah besar perkilonya dijual Rp 80 ribu atau melonjak dua kali lipat dari harga normalnya.

Sejumlah sayuran mayur lain yang sering jadi bahan dasar olahan masakpun harganya mulai meningkat. Di antaranya bawang merah yang naik dari Rp 30 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilo.

Lalu bawang putih yang kini dibanderol dengan harga Rp 35 ribu per kilogram dari harga normalnya Rp30 ribu.
“Selalu seperti ini setiap jelang natal dan tahun baru,” ungkapnya.

Peningkatan harga sejumlah kebutuhan pokok ini menjadi beban tersendiri bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah.
Minimnya stok komoditas sayur mayur disinyalir juga menyumbang kenaikan harga.

Sementara kebutuhan masyarakat akan komoditas tersebut tetap tinggi.

“Barangnya minim ya mahal, beda kalau banyak barangnya, mungkin sampai tahun baru biasanya naik terus,” keluhnya.

Terpisah, Kabid Perdagangan Disperindag Kota Pasuruan, Riski Pramita, mengatakan bahwa pihak pemerintah terus melakukan pemantauan terkait fluktuasi harga-harga komoditas di pasar tradisional.

Pemerintah daerah kini tengah menyiapkan langkah kongkrit untuk menstabilkan kembali harga kebutuhan pokok di pasaran.

“Dan kita juga akan terus pantau gimana ke depannya,” pungkasnya. (emn/gus).

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Diduga Salahgunakan Pertalite, Minibus Kabur dari SPBU hingga Dikejar Warga

28 Agustus 2026 - 11:23

Road to Kilau Raya Hadir di Pati, Kota Kelima dalam Rangkaian Pesta Rakyat MNCTV

28 Agustus 2026 - 10:24

Ternyata NU Rame di Luar, Solid di Dalam

28 Agustus 2026 - 07:10

Blogger dan Vlogger Nasional Intip Pendidikan Vokasi Honda di SMK Muhammadiyah 2 Genteng

28 Agustus 2026 - 06:39

Dari Tambak Beras untuk NU dan Indonesia: Para Hafidz Gelar Semaan 30 Juz Selama Muktamar NU ke-35

28 Agustus 2026 - 06:18

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Rejoso Pasuruan Terbakar

27 Agustus 2026 - 20:13

Trending di Berita Pasuruan