Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Sidoarjo · 30 Apr 2020

Warga Bogeman Surabaya Mendadak Meninggal Dunia di Buduran


Warga Bogeman Surabaya Mendadak Meninggal Dunia di Buduran Perbesar

Reporter : Muhaimin

Editor : Yanuar Fahmi

 

Sidoarjo, Kabarpas.com- Budi (56) th, warga Jalan Bogeman II Tambaksari Surabaya mendadak meninggal dunia usai memasukan mobil di warung nasi padang milik Ema (42) jalan Antartika Desa Siwalanpanji Kec Buduran Kab Sidoarjo.

Salah satu saksi penjual sate bernama Jalaluddin (37) mengatakan, setelah yang bersangkutan duduk-duduk sambil minum kopi, tiba-tiba tertidur di kursi kayu depan warung nasi padang. Mengetahui korban tertidur, Ia memindahkannya ke warkop yang berada di samping warung. Namun saat dipindah ternyata korban sudah tidak bernyawa.

“Pada saat saya pindahkan korban sudah tidak bernyawa,” katanya saat diwawancarai kabarpas.com.

Melihat kejadian itu, warga yang berada di sekitar warkop langsung heboh dan tak berani memberikan pertolongan pada korban dan memilih menghubungi lurah dan pihak polsek setempat.

Tak berselang lama, satu kendaraan ambulans dari Polresta Sidoarjo tiba di lokasi dengan petugas berbaju APD lengkap. Penanganan korban tewas mendadak ini dilakukan dengan standar penanganan korban covid-19. Setelah membawa jenazah ke mobil ambulans, petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektan di lokasi tempat korban meninggal dunia. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penularan apabila korban ternyata terpapar covid-19.

Usai melakukan penyemprotan, petugas membawa jenazah ke RSUD Sidoarjo,untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti kematian korban.

Sementara Kapolsek Buduran Kompol Sudjut mengatakan, seharusnya masyarakat tidak perlu takut dengan adanya orang mati mendadak seperti yang dialami orang tadi. Bahkan seharusnya warga bisa memberi pertolongan pertama sesuai standar penanganan Covid-19 atau bisa menghubungi posko gugus tugas di desa setempat.

“Sebab kematian yang diakibatkan covid-19 sebenarnya memiliki tahapan-tahapan, sehingga masyarakat tidak perlu takut berlebihan,” jelas Kompol Sudjut dengan singkat.(mhm/yan).

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Tunjukkan Loyalitas dan Soliditas, 34.377 Bikers Honda Bersatu di HBD 2023

29 Oktober 2023 - 23:42

Ultah Kabarpas ke-9 Digelar di Hotel Luminor Sidoarjo, Simak Kemeriahannya

29 Oktober 2023 - 19:47

Cak Imin Sapa Ribuan Massa di Sidoarjo

15 Oktober 2023 - 12:43

Yel-yel Ganjar Siji Ganjar Kabeh Bergema di Seberang Acara Anies-Muhaimin

15 Oktober 2023 - 11:53

BHS Pastikan Bantuan Bedah Rumah di Sidoarjo Mulai Dikerjakan

14 Oktober 2023 - 18:12

Andri Chrystanto Sikapi Potensi Pasar Digital untuk Pedagang Tradisional

7 Oktober 2023 - 13:26

Trending di Kabar Sidoarjo