Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Pasuruan · 7 Sep 2019

Wawali Teno Terima Tim Verifikasi Kota Sehat


Wawali Teno Terima Tim Verifikasi Kota Sehat Perbesar

Reporter : Ajo

Editor : Titin Sukmawati

 

Pasuruan, Kabarpas.com – Sebanyak 4 orang yang terdiri dari 2 orang dari Pusat dan 2 orang dari Provinsi Jawa Timur yang tergabung dalam Tim Verifikasi diterima oleh Wakil Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo di Ruang Rapat Untung Suropati Sekretariat Daerah Kota Pasuruan.

Dalam kesempatan ini hadir Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, Camat, Lurah, Ketua Tim Pembina Forum Kota Sehat, Ketua Tim Verifikasi Kota Sehat,, Ketua Forum Komunikasi Kota Sehat beserta pengurus, pegiat anti narkoba, pengusaha, pemerhati, tokoh masyarakat serta undangan lain.

Kedatangan Tim Verifikasi di Kota Pasuruan dalam rangka verifikasi lapangan Kabupaten/Kota Sehat di Kota Pasuruan.

Sambutan selamat datang Wakil Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mendukung program kota sehat, dengan semangat terus dan pantang mundur.

“Kami juga mengapresiasi kepada forum komunikasi kota sehat (FKKS) Kota Pasuruan, forum komunikasi kecamatan sehat, dan satuan tugas (satgas) kelurahan sehat sebagai garda depan yang tanpa lelah dengan semangat gotong royong dan kekeluargaan secara rutin dan berkala telah berupaya melakukan sosialisasi, pembinaan dan pelatihan di semua titik pantau dan lingkungan sekitarnya, sehingga Kota Pasuruan bisa lolos dan dikunjungi oleh tim pusat untuk diverifikasi lapangan,” ucap pria yang akrab disapa Mas Teno itu.

“Dan kepada tim verifikasi, silakan melaksanakan tugas sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Wakil Walikota Pasuruan yakin, dengan kedatangan tim verifikasi lapangan di Kota Pasuruan akan mengedepankan objektifitas, dan kepada perangkat daerah terkait selaku pembina teknis titik pantau untuk mendampingi tim verifikasi, sehingga akan diketahui kelemahan dan kelebihan dari masing-masing titik pantau yang menjadi tanggung jawabnya.

“Tentunya setelah verifikasi lapangan ini diharapkan ada feed back atau masukan mana-mana yang menjadi titik lemah, mana yang kurang dan mana yang perlu ditambah atau dibenahi, sehingga ke depan akan mudah mengevaluasi atas kekurangan dan kelemahannya untuk pembenahan lebih lanjut,” harapnya.

Sementara, Ketua Tim Verifikasi Lapangan, Diana Nurhayati mengatakan penyelenggaraan penilaian Kota Sehat dimulai pada tahun 2005 dan sudah ada payung hukumnya antara Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Tujuan diselenggarakan penilaian Kabupaten/Kota Sehat untuk tercapainya kondisi Kabupaten/Kota yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk di huni penduduk, yang dicapai melalui terselenggaranya penerapan beberapa tatanan dengan kegiatan yang terintegrasi dan disepakati masyarakat serta Pemerintah Daerah,” paparnya.

Selain itu, ia juga menambahkan, melalui penilaian ini diharapkan dapat tercapainya kota yang aman, nyaman dan sehat untuk dihuni dengan cara terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakatnya.

Lebih lanjut dikatakan, pada Tahun 2019 ini ada 202 Kabupaten/Kota di 29 Provinsi masuk penilaian Kota Sehat, ini mengalami peningkatan secara signifikan di banding Tahun 2017. Verifikasi kota sehat dilaksanakan 2 tahun sekali. Kota Pasuruan mengusulkan penghargaan Swasti Saba Wistara yaitu penghargaan tertinggi dalam penilaian Kota Sehat.

“Oleh karena itu, kami akan laporkan ke pembina pusat yang berjumlah 85 orang selanjutnya untuk diplenokan.
Seusai sambutan di lanjutkan dengan pemaparan Kota Pasuruan Menuju Kota Sehat Wistara oleh Dr. Dies Nurhayati (Ketua Forum Komunikasi Kota Sehat) Kota Pasuruan antara lain sekilas tentang Kota Pasuruan, Kota Pasuruan Sehat sebuah proses berkelanjutan, kelembagaan Kota Sehat, kunci sukses Kota Pasuruan Sehat, 6 tatanan, 18 Kelurahan bisa ODF dan upaya yang dilakukan untuk Kota Pasuruan dan stakeholder serta lintas sektoral,” tegasnya.

Perlu diketahui, Tim Verifikasi Lapangan berkunjung di Kota Pasuruan selama 2 hari mulai hari Rabu sampai dengan hari Kamis tanggal 4 September sampai dengan 5 September 2019. Pada hari kamis tanggal 5 September 2019 Tim Penilai Verifikasi Lapangan terbagi 2 tim yaitu Tim I berkunjung dan menilai tempat-tempat antara lain KTL Jalan Pahlawan Kelurahan Pekuncen, PAUD KBIT “Bina Insan Cendekia” Kelurahan Tembokrejo, Kopwan “Dewi Sinta” Kelurahan Bakalan, CFD Jalan Sultan Agung Kelurahan Purutrejo, Kelurahan Siaga “ Patriot “ Kelurahan Pekuncen, Bank Sampah “ Global Berseri “ Kelurahan Pekuncen, BP- SAB “ Tirto Mulyo “ Kelurahan Pekuncen, CV Aida Kelurahan Petahunan dan Parkir Wisata Kelurahan Kandangsapi.

Sedangkan Tim II berkunjung dan menilai tempat-tempat antara lain SMPN 4 Kelurahan Kebonagung, Paguyuban ODGJ Puskesmas Gadingrejo, Angel Heaven Kelurahan Kebonagung, KRPL “ APBD I “ Kelurahan Purworejo, SDN Bangilan Kelurahan Bangilan, Klinik “Pink” Puskesmas Bugul Kidul, KUBE “ Jaya Mukti “ Kelurahan Purutrejo dan DPMPTSP Kelurahan Pekuncen. (ajo/tin).

Artikel ini telah dibaca 170 kali

Baca Lainnya

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Tinjau Langsung Proyek Sekolah Rakyat, Wali Kota Pasuruan Sebut Pembangunan Sudah 81 Persen

22 Juni 2026 - 18:25

Trending di Berita Pasuruan