Purworejo (Kabarpas.com) – 17 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan dimutasi. Bahkan, dalam mutasi itu terdapat dua orang pejabat Pemkot Pasuruan yang menempati kursinya lebih dari 10 tahun, akhirnya juga ikut dimutasi oleh Wali kota setempat. Kedua pejabat yang tak pernah tergantikan tersebut, yaitu Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Betty Pramindari dan Kepala Dinas Pertanian Asep Suryatna.
“Pemutasian dan evaluasi pejabat hendaknya dilakukan secara periodik. Sebab pejabat yang terlalu lama menempati kursinya akan menimbulkan kejenuhan dan menurunkan kinerjanya,” kata Wali Kota Pasuruan, Setiyono dalam sambutannya saat melakukan mutasi 17 pejabat Pemkot Pasuruan, di Gedung Gradika, Jumat (11/11/2016).
Menurut Wali Kota Setiyono, pengosongan kursi di Dinas Pertanian sengaja dilakukan sembari menuggu adanya perubahan tata organisasi pemerintahan. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kekosongan itu hanya berjalan selama satu bulan kedepan, dan tidak akan mengganggu kinerja organisasi.
“Dan kekosongan pejabat definitif ini nantinya akan digantikan oleh Pelaksana Tugas (Plt). Sebab saat ini kami masih menyeleksi orang-orang yang memiliki kemampuan dalam bidang pertanian,” tandas Wali Kota Setiyono.
Orang nomor satu di Kota Pasuruan ini berharap, dengan adanya mutasi tersebut. Para pejabat di lingkungan Pemkot Pasuruan bisa bekerjasama dengan baik antar instansi, perguruan tinggi dan dunia usaha.
“Sebab sebagai abdi masyarakat harus meningkatkan etos kerja dan memiliki kemampuan, serta wawasan luas sebagai roda penggerak organisasi pemerintahan,” pungkasnya. (jon/sym).

















