Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 10 Jan 2026

50 Kepala Puskesmas Baru di Jember Ditugaskan, Dievaluasi Tiap Tiga Bulan


50 Kepala Puskesmas Baru di Jember Ditugaskan, Dievaluasi Tiap Tiga Bulan Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Jember menugaskan 50 tenaga kesehatan sebagai Kepala Puskesmas melalui Surat Keputusan Bupati Jember. Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait di Aula PB Sudirman, Sabtu (10/1/2026).

Bupati Fawait menegaskan penugasan tersebut merupakan bagian dari penataan layanan kesehatan dasar sekaligus langkah percepatan kinerja pada 2026 yang ia sebut sebagai “tahun pembuktian”.

“Di 2026 kita tidak lagi pemanasan, tapi pembuktian. ASN harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Fawait.

Ia menyampaikan, Pemkab Jember tetap mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN di tengah kebijakan efisiensi yang dilakukan sejumlah daerah lain. Langkah itu, menurutnya, diambil untuk menjaga semangat kerja aparatur.

“Di saat daerah lain memotong TPP, di Jember tidak. Kami ingin semangat ASN tetap terjaga,” ujarnya.

Fawait menegaskan penunjukan Kepala Puskesmas dilakukan berbasis kinerja, bukan kedekatan personal. Ia mengaku tidak mengenal satu per satu pejabat yang ditugaskan dan menyerahkan sepenuhnya proses penataan kepada Dinas Kesehatan dan BKPSDM.

Penilaian kinerja Kepala Puskesmas, lanjut Fawait, mencakup kualitas pelayanan, perbaikan fasilitas, serta pengelolaan Puskesmas di era Universal Health Coverage (UHC).

Ia juga menyoroti belum optimalnya capaian indikator kesehatan di Jember dalam hampir satu dekade terakhir, terutama stunting serta angka kematian ibu dan bayi.

“Sudah ada perbaikan, tapi belum signifikan. Saya ingin di 2026 penurunannya jauh lebih drastis,” katanya.

Pemkab Jember akan memperluas program penerjunan tenaga kesehatan ke seluruh wilayah. Jika sebelumnya baru diterapkan di enam kecamatan, tahun ini program tersebut akan dijalankan di 31 kecamatan dan dievaluasi setiap tiga bulan.

Evaluasi juga akan dilakukan terhadap seluruh Kepala Puskesmas, termasuk capaian imunisasi dan kualitas layanan. “Tidak boleh jalan pelan-pelan. Harus cepat dan berhasil,” tegas Fawait.

Ia berharap penataan Puskesmas ini menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan sektor kesehatan di Jember. Ke depan, calon direktur rumah sakit daerah diharapkan berasal dari figur yang berhasil membangun Puskesmas. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 58 kali

Baca Lainnya

Fawait Dorong Peran Guru Ngaji dalam Penguatan Karakter Warga Jember

28 Juni 2026 - 16:21

PDI Perjuangan Trenggalek Gelar Pendidikan Politik dan Pembekalan ‘Public Speaking’ Kader Perempuan

28 Juni 2026 - 14:39

Membangun Ekosistem Bisnis, Menguatkan UMKM Jawa Timur: Babak Baru Mie Mapan di Usia Ke-34

28 Juni 2026 - 13:43

Banyuwangi BerStylo Bersama Satukan 200 Pengguna New Honda Stylo 160

28 Juni 2026 - 12:28

Petik Laut 2026, Mas Adi Sebut Tradisi Jadi Penggerak Ekonomi dan Wisata Bahari

28 Juni 2026 - 12:19

Setelah Lima Tahun Bergulir, Raperda PPLH Inisiatif DPRD Jember Akhirnya Disahkan Jadi Perda

28 Juni 2026 - 09:14

Trending di KABAR NUSANTARA