Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 24 Apr 2026

Dari SPBU ke Pengeroyokan, Kasus Anggota DPRD Jember Masuk Tahap Pemeriksaan Saksi Polisi


Dari SPBU ke Pengeroyokan, Kasus Anggota DPRD Jember Masuk Tahap Pemeriksaan Saksi Polisi Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Unit Pidana Umum Polres Jember mulai memeriksa dua saksi kunci dalam kasus dugaan percobaan pembunuhan terhadap anggota DPRD Jember, David Handoko Seto, Jumat (24/4/2026). Kedua saksi tersebut adalah David sendiri dan Candra Irawan, yang terlibat langsung dalam pengejaran truk pelaku dugaan penyimpangan BBM bersubsidi.

 

Keduanya diperiksa karena menjadi pihak yang melakukan pengejaran terhadap truk hingga ke Desa Pontang, Kecamatan Ambulu. Pengejaran itu berakhir setelah kendaraan yang mereka tumpangi menabrak jembatan. Usai insiden tersebut, keduanya diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekitar 15 orang yang kini masih dalam penyelidikan polisi.

 

Kuasa hukum David Handoko Seto, Mohammad Husni Thamrin membenarkan pemeriksaan tersebut saat ditemui di Mapolres Jember. Ia mengapresiasi langkah kepolisian, meski menilai penanganan perkara terkesan lambat.

 

“Peristiwanya sudah lebih dari sebulan, baru dilakukan pemeriksaan. Ini berpotensi membuat barang bukti hilang dan keterangan saksi bisa berubah karena adanya pengaruh pihak tertentu,” ujar Thamrin.

 

Kasus ini bermula dari dugaan pengisian ilegal BBM bersubsidi jenis bio solar di SPBU 54.681.11, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Sumbersari, pada Sabtu (14/3/2026) tengah malam. Saat itu, sebuah truk bernopol DK 6484 AS yang telah dimodifikasi dengan empat tangki berkapasitas sekitar 4.000 liter diduga melakukan pengisian tidak sesuai aturan.

 

Peristiwa tersebut diketahui oleh David Handoko Seto yang kemudian melaporkannya kepada Ketua Hiswana Migas Jember, Iqbal Wilda Fardana, serta pihak Polsek Sumbersari. Namun, situasi berubah ketika seorang pria tak dikenal keluar dari mobil Toyota Rush bernopol P 1076 YB, masuk ke truk tersebut, dan membawa kabur kendaraan.

 

Aksi itu memicu pengejaran panjang sejauh kurang lebih 30 kilometer, melintasi sejumlah wilayah mulai dari Sumbersari, Ajung, Jenggawah, Ambulu hingga Tempurejo. Di kawasan Desa Pontang, pengejaran berujung pada dugaan penghadangan dan pengeroyokan terhadap David oleh sekelompok orang yang diduga bagian dari jaringan pelaku BBM ilegal.

 

Meski sempat lolos, David berusaha melanjutkan pengejaran. Namun upaya tersebut terhenti setelah kendaraannya dipepet hingga menabrak pagar jembatan dan mengalami kerusakan berat.

 

Karena laporan yang dinilai tak kunjung menunjukkan perkembangan signifikan, pihak kuasa hukum mengirimkan surat kepada Kapolri dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri untuk meminta supervisi terhadap penyidikan di Polres Jember.

 

“Surat sudah diterima Kapolri dan Propam, tinggal menunggu tindak lanjutnya,” kata Thamrin.

 

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta dukungan DPR RI. Khususnya kepada Bambang Haryadi, Wakil Ketua Komisi XII DPR RI yang ikut melakukan pemasangan garis polisi (police line) di SPBU Teuku Umar untuk mengawal kasusnya.

 

Surat telah dikirim ke Komisi III dan XII DPR RI untuk mendorong digelarnya Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) guna membahas dugaan penyimpangan BBM bersubsidi di Jember.

 

Thamrin juga mendesak Propam Polri memeriksa jajaran kepolisian di sejumlah wilayah yang dilalui dalam pengejaran, termasuk Polsek Sumbersari, Ajung, Jenggawah, Ambulu, hingga Tempurejo.

 

“Lima kapolsek di wilayah yang dilalui harus diperiksa. Kenapa tidak ada upaya penghadangan? Jika ada pelanggaran etik atau keterlibatan, harus diberi sanksi. Ini menyangkut marwah institusi Polri,” tegasnya. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 153 kali

Baca Lainnya

Donor Darah SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Wujud Kolaborasi Sekolah dan Keluarga untuk Kemanusiaan

22 Juni 2026 - 11:55

Konsumen Honda PCX160 Malang dan Blitar Pererat Kebersamaan Keluarga Lewat PCX160 Bikers Playland di Prigen

22 Juni 2026 - 11:50

Hapkido Jember Bawa Pulang 8 Medali dari Banyuwangi, Pelatih Bidik Prestasi Lebih Tinggi

22 Juni 2026 - 10:27

Supervisi 209 Dapur MBG di Jember Rampung, Bupati Fawait Sebut Administrasi Mulai Tertib

21 Juni 2026 - 15:13

Pemkab Jember Ajukan Enam Raperda, Klaim Ekonomi 2025 Tumbuh di Atas Jatim dan Nasional

21 Juni 2026 - 15:11

Bupati Jember Nilai Aksi Dukungan MBG Jadi Bukti Demokrasi Berjalan: Perbedaan Aspirasi Harus Dihormati

21 Juni 2026 - 13:34

Trending di KABAR NUSANTARA