Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 24 Nov 2018

7 Korban Selamat Kapal Multi Prima 1 Dibawa ke Probolinggo


7 Korban Selamat Kapal Multi Prima 1 Dibawa ke Probolinggo Perbesar

Reporter : Moch Wildanov

Editor : Titin Sukmawati

 

Probolinggo, Kabarpas.com- Dengan menggunakan Kapal Patroli Polair , 7 ABK Kapal Motor (KM) Multi Prima 1 selamat yang tenggelam di Perairan Sumbawa tiba di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo, Sabtu (24 /11/2018) malam.

Selanjutnya, 7 ABK selamat yang bernama Bob Crist Butar Butar asal Medan, Rahmat Tuloh asal Lamongan , Aldy Hidayat asal Makasar, serta empat warga Flores yaitu Debbialah Sastria, Zainal Arifin, Benyamin Henuk, dan Jamaludin, langsung diperiksa kesehatanya oleh Dokes Polres setempat.

Hasil dari pemeriksaan medis, 7 ABK tersebut kondisinya membaik hanya masuk angin, dan trauma , dan selanjutnya mereka diberikan istirahat menunggu perkembangan selanjutnya, terkait teknis pemulanganya.

“Kapal Motor Multi Prima 1 ini berlabuh dari Surabaya menuju Flores dengan membawa 14 ABK, dan memuat material bangunan,” ujar Bob Crist Butar-butar, salah satu korban selamat.

Sekitar di Perairan Sumbawa Kapal ini dihantam ombak besar sehingga tenggelam, namun sebelum tenggelam Nahkoda kapal ini sempat memberikan tanda bahaya dan meminta bantuan.

“Beruntung ada Kapal Cahaya Abadi yang berhenti menuju Pelabuhan Probolingo Merespon kode S-O-S , tersebut dan kemudian segera menolongnya,” terangnya.

Sayang, yang dapat terselamatkan hanya 7 ABK sedangkan sisanya masih belum diketemukan. “Dan kemudian kami dibawa ke Probolinggo sedangkan sisanya masih dilakukan pencarian,” imbuhnya.

Sementara Kapolres Probilinggo, AKBP Eddwi Kurnianto, menjelaskan bahwa pihaknya yang melakukan penjemputan terhadap 7 korban selamat tersebut.

“Kami melakukan penjemputan korban tersebut dan kemudian kami berikan perawatan medis oleh Dokes Polres Probolinggo. Rata – rata mereka dalam kondisi sehat hanya masuk angin dan trauma saja. Kemudian korban kami istirahatkan sambil menunggu perkembangan termasuk teknis pemulanganya,” tutupnya. (wil/tin).

Artikel ini telah dibaca 74 kali

Baca Lainnya

Kemendagri Buka Kanal “Reboan” untuk Kepala Daerah, Permudah Koordinasi hingga Tingkat Pusat

15 Oktober 2026 - 19:04

Pemkab Jember Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat, Fokus pada Layanan Dasar dan Kesehatan

15 Oktober 2026 - 12:57

Polantas Jember Sapa Ojol dan Pedagang di Simpang Mangli, Sosialisasikan Keselamatan Lalu Lintas

15 Oktober 2026 - 11:04

Panggil Menko Bahlil, Presiden Prabowo Terima Laporan Tentang Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi

15 Oktober 2026 - 10:58

Asa Dreamland di Patrang, Pilihan Hunian Subsidi bagi Gen Z dan Keluarga Muda Jember

13 Oktober 2026 - 22:13

Sidang Sengketa Waris Lumajang, Staf Notaris Akui Tak Hadir Saat Pembuatan Akta

13 Oktober 2026 - 15:59

Trending di KABAR NUSANTARA