Probolinggo (Kabarpas.com) – Suasana arus mudik lebaran di Jalur Pantura Kabupaten Probolinggo diwarnai dengan aksi pelemparan batu, terhadap para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut. Akibatnya, belasan mobil jadi korban pelemparan batu.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, aksi pelemparan batu itu terjadi saat dini hari. Kejadian pertama yaitu di depan Cafe Metro (timurnya DIVA.red) menimpa Mobil Fortuner dengan nopol N 852 NF pemilik H. Edy, warga Desa Taman, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Akibat aksi pelemparan batu tersebut, seorang penumpang mobil Fortuner yang diketahui bernama Makruf Abrori meninggal dunia.
“Saat itu korban duduk di depan dekatnya sopir. Nah, mobil yang ditumpanginya itu terkena lemparan batu kali. Hingga membuat kaca depan mobil pecah dan mengenai korban,” ujar salah satu anggota polisi yang enggan disebutkan namanya kepada Kabarpas.com, Sabtu (09/07/2016).
Ia menambahkan bahwa kejadian yang sama juga dialami sejumlah pengguna jalan lainnya. Bahkan, total ada 12 mobil yang menjadi korban pelemparan batu tersebut. Hingga berita ini diketik masih belum diketahui motif dan pelaku pelemparan batu itu. “Untuk TKP-nya di wilayah Kraksaan dan Paiton,” pungkasnya. (har/gus).

















