Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 12 Mei 2026

Indeks Daya Saing Daerah 2025, Jember Ungguli Banyuwangi


Indeks Daya Saing Daerah 2025, Jember Ungguli Banyuwangi Perbesar

Selasa, 12 Mei 2026 – 10.11 | 1231 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Kabupaten Jember kembali masuk dalam jajaran daerah dengan tingkat daya saing tinggi di Jawa Timur. Berdasarkan hasil terbaru Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Jember menempati posisi ke-16 dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Posisi tersebut menempatkan Jember di atas Kabupaten Banyuwangi dalam daftar peringkat daya saing daerah tahun ini. Capaian itu dinilai menjadi salah satu indikator bahwa pembangunan di Jember masih menunjukkan tren positif di tengah persaingan antardaerah yang semakin ketat.

IDSD merupakan instrumen yang dikembangkan BRIN sejak 2022 untuk mengukur tingkat daya saing daerah berdasarkan berbagai aspek pembangunan. Penilaian dilakukan melalui sejumlah indikator, di antaranya kualitas pendidikan, layanan kesehatan, infrastruktur, inovasi daerah, hingga penguatan ekonomi.

Meski mengalami penurunan satu tingkat dibanding tahun sebelumnya, dari posisi ke-15 menjadi ke-16, capaian Jember tetap dinilai cukup stabil. Hal itu karena sejumlah indikator pembangunan daerah masih menunjukkan peningkatan.

Salah satu indikator yang turut memperlihatkan tren positif ialah Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Berdasarkan data terbaru, IPM Kabupaten Jember tahun 2024 mencapai angka 70,93.

Peningkatan IPM tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, terutama membaiknya akses pendidikan, layanan kesehatan, serta pelayanan dasar masyarakat yang terus diperkuat pemerintah daerah.

Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Jember juga terus mendorong berbagai program pembangunan strategis yang menyasar kebutuhan masyarakat secara langsung, mulai penguatan layanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga sektor pendidikan dan kesehatan.

BRIN menyebut IDSD menjadi alat ukur penting untuk memetakan kemampuan daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil pengukuran itu juga menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan ke depan.

Data lengkap terkait Indeks Daya Saing Daerah 2025 dapat diakses masyarakat melalui dashboard resmi BRIN yang diperbarui secara berkala dan terbuka untuk publik. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 88 kali

Baca Lainnya

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Datangi Polres Jember, Kuasa Hukum Yusuf Tagih Tindak Lanjut Rekomendasi Polda Jatim soal Laporan Dugaan Pemalsuan 

21 September 2026 - 15:37

Dari Basis Santri hingga Pengalaman Bupati, Ini Modal Gus Fawait Menuju Jatim 1

21 September 2026 - 15:32

Serunya LAKI CODE di Malang, Adu Adrenalin hingga Night Ride Bareng Honda Vario Evo 160

21 September 2026 - 13:54

Honda Stylo 160 Urban Fest Hadir di Blitar, Padukan Gaya dan Performa

21 September 2026 - 13:50

Kuntu Mancilan Juara Umum Madinah Van Java 2, Sabet 140 Medali

20 September 2026 - 20:46

Trending di Berita Pasuruan