Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 23 Mei 2026

Lantik 734 Kepala Sekolah, Bupati Fawait Minta Ada Terobosan dalam Waktu 6 Bulan 


Lantik 734 Kepala Sekolah, Bupati Fawait Minta Ada Terobosan dalam Waktu 6 Bulan  Perbesar

Sabtu, 23 Mei 2026 – 20.16 | 1121 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Bupati Jember Muhammad Fawait memberi tenggat enam bulan kepada ratusan kepala sekolah yang baru dilantik untuk menunjukkan terobosan di bidang pendidikan. Evaluasi berkala akan dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember mempercepat peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menekan angka kemiskinan daerah.

 

Pesan itu disampaikan Fawait saat melantik 734 kepala sekolah SD dan SMP serta 43 pengawas dan penilik sekolah di Gedung Olahraga SMPN 7 Jember, Sabtu (23/5/2026). Pelantikan tahap pertama ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Kabupaten Jember.

 

“Enam bulan saya beri waktu untuk melakukan terobosan-terobosan. Karena nanti setiap enam bulan akan kita evaluasi,” kata Fawait dalam sambutannya.

 

Menurut dia, jabatan kepala sekolah tidak cukup dimaknai sebagai posisi administratif. Kepala sekolah dituntut mampu menghadirkan perubahan nyata, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penciptaan inovasi pendidikan, hingga melahirkan prestasi siswa di bidang akademik maupun non-akademik.

 

Fawait menempatkan sektor pendidikan sebagai instrumen strategis pembangunan daerah. Dalam pandangannya, kualitas pendidikan memiliki kaitan langsung dengan upaya memutus rantai kemiskinan jangka panjang di Jember.

 

Karena itu, ia meminta sekolah menjadi ruang tumbuh bagi generasi yang kompetitif sekaligus memiliki karakter kuat. Kepala sekolah juga diminta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman dan membangun kultur pendidikan yang lebih progresif.

 

“Pendidikan harus menjadi alat untuk menciptakan masa depan Jember yang lebih baik,” ujarnya.

 

Tak hanya berfokus pada urusan pendidikan, para kepala sekolah juga diminta ikut mendukung program-program prioritas pemerintah daerah maupun pusat. Beberapa di antaranya seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Universal Health Coverage (UHC), Peta Cinta, hingga program beasiswa pendidikan.

 

Menurut Fawait, penyelesaian persoalan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Dunia pendidikan dinilai memiliki posisi penting dalam menyosialisasikan sekaligus memperkuat implementasi program pemerintah di masyarakat.

 

“Kita minta kepala sekolah ikut membantu sosialisasi program-program pemerintah. Karena menyelesaikan persoalan daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada satu atau dua pihak saja,” tegasnya.

 

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Jember juga tengah mengupayakan tambahan bantuan revitalisasi sekolah untuk tahun berikutnya. Fawait menyebut sinyal dukungan dari pemerintah pusat mulai terlihat, meski ia mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran.

Ia meminta Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah, hingga media massa ikut mengawal pelaksanaan revitalisasi agar berjalan transparan dan tepat sasaran.

“Kami tidak bisa mengawasi satu per satu. Maka saya mohon bantuan semua pihak untuk bersama-sama mengawal,” ujar Fawait. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

9.815 Kuota Bansos Belum Terisi, Pemkab Jember Ajukan Penambahan Penerima

25 September 2026 - 19:13

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Ompreng MBG di Jember Disorot karena Disebut Kotor, Pengelola Dapur: Noda Sisa Minyak

25 September 2026 - 16:45

Gus Anam Lepas 20 Santri Andalusia Studi ke Al-Azhar Mesir

25 September 2026 - 13:52

Jember Tawarkan Blueprint Home Care ke Kemenkes, Wamen: Sudah Dikenalkan ke Daerah Lain 

25 September 2026 - 11:46

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Trending di Berita Pasuruan