Pasuruan, Kabarpas.com – Pemerintah Kota Pasuruan menggelar Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrasi, Jabatan Fungsional, serta Pengangkatan Pejabat Fungsional Bidang Kesehatan yang diberikan tugas tambahan sebagai Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan. Kegiatan berlangsung di Gedung Gradika, Selasa (30/6/2026).
Sebanyak 87 ASN dilantik pada kesempatan tersebut, terdiri atas dua pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 22 pejabat Administrasi, dua pejabat Fungsional Bidang Kesehatan yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Puskesmas, serta 61 pejabat Fungsional.
Dua pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni Imam Subekti yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik kini dipercaya sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pasuruan. Sementara Andriyanto yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan kini mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Pasuruan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Pasuruan, Mas Adi, mengucapkan selamat kepada seluruh ASN yang dilantik. Mas Adi berharap amanah baru tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Selamat kepada seluruh pejabat yang hari ini dilantik. Jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan jadikan jabatan ini sebagai kesempatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Mas Adi menegaskan bahwa rotasi, promosi, dan mutasi jabatan merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus memperkaya pengalaman ASN. Menurutnya, seorang aparatur sipil negara harus siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi.
“Jangan sampai ASN terlalu lama berada di zona nyaman. Rotasi ini bertujuan memperkaya pengalaman, menguji kemampuan, serta membentuk ASN yang adaptif terhadap berbagai tantangan dan dinamika organisasi,” tegasnya.
Mas Adi juga meminta seluruh perangkat daerah untuk tidak hanya melihat capaian organisasi lain, tetapi fokus meningkatkan kinerja dan memberikan kontribusi nyata terhadap percepatan program prioritas Pemerintah Kota Pasuruan.
Kepada pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang baru dilantik, Mas Adi berpesan agar mampu menjadi pemimpin yang transformatif, adaptif terhadap perubahan, serta terus belajar dari berbagai praktik baik yang dapat diterapkan di Kota Pasuruan.
“Jadilah pemimpin yang transformatif, bukan sekadar berganti jabatan. Terus belajar, berinovasi, dan menghadirkan solusi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, kepada pejabat yang mendapat tugas tambahan sebagai Kepala Puskesmas, Mas Adi menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang humanis, responsif, cepat, dan tanpa diskriminasi.
“Berikan pelayanan kesehatan yang humanis, responsif, cepat, dan tanpa diskriminasi. Kehadiran Puskesmas harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” pesannya.
Di akhir arahannya, Mas Adi menegaskan tiga nilai utama yang harus menjadi budaya kerja seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, yakni responsif, digital, dan inovatif.
“Responsif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat, mampu mengadopsi sistem digital untuk mempermudah pelayanan, serta terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata. Jangan hanya menjadi pengamat, tetapi jadilah eksekutor yang mampu menghadirkan solusi,” pungkasnya. (dit/ian).

















