Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 29 Jun 2026

PAN Jember Gelar Muscab, Konsolidasi Struktur Kecamatan Dimulai Menuju Pemilu 2029 


PAN Jember Gelar Muscab, Konsolidasi Struktur Kecamatan Dimulai Menuju Pemilu 2029  Perbesar

Jember, Kabarpas.com – Partai Amanat Nasional (PAN) mulai menggerakkan mesin organisasinya menuju Pemilu 2029. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Jawa Timur menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di seluruh kabupaten/kota sebagai bagian dari konsolidasi struktur partai hingga tingkat kecamatan.

Di Kabupaten Jember, Muscab PAN digelar di kediaman Ketua DPD PAN Jember Abdus Salam pada Senin malam (29/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN tingkat kecamatan se-Kabupaten Jember dan dibuka langsung Ketua DPW PAN Jawa Timur Ahmad Rizki Sadig via daring (zoom).

Muscab tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus pembentukan formatur baru tingkat kecamatan. Struktur lama periode 2020-2025 secara resmi didemisionerkan untuk kemudian digantikan dengan kepengurusan baru.

Ketua DPD PAN Jember Abdus Salam mengatakan proses penjaringan formatur dilakukan melalui tim khusus yang turun langsung ke kecamatan-kecamatan. Pembentukan struktur baru, kata dia, dilakukan untuk memperkuat kesiapan partai menghadapi kontestasi politik 2029.

“Dari DPC-DPC sebelumnya sudah ada yang perlu diperbarui, ada yang disegarkan, ada juga yang rekrut baru. Tujuannya menyempurnakan persiapan kita menuju 2029,” ujar Abdus Salam.

Ia menyebut PAN Jember mulai menyiapkan infrastruktur partai dengan target peningkatan perolehan kursi legislatif. Salah satu target yang dicanangkan yakni mampu meraih satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil).

“Targetnya satu dapil satu kursi untuk daerah. Provinsi juga harus ada DPR-nya, RI wajib ada DPR-nya,” ucapnya.

Dalam penyusunan kepengurusan baru, PAN Jember mengutamakan figur yang memiliki basis sosial di masyarakat. Menurut Abdus Salam, calon formatur tidak hanya berasal dari kader internal, tetapi juga tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh di wilayahnya.

 

“Kualifikasinya biasanya tokoh masyarakat. Ada mantan kepala desa, calon kepala desa, mantan BPD, dan tokoh masyarakat lainnya. Mereka kita persiapkan menjadi mesin partai,” ujarnya.

 

Selain memperkuat jaringan sosial, PAN Jember juga menekankan kemampuan pengurus dalam teknologi digital. Struktur partai ke depan akan diarahkan menggunakan sistem berbasis teknologi untuk mendukung proses rekrutmen hingga pemenangan pemilu.

 

“Minimal ketua, sekretaris, atau bendahara di DPC harus mengenal IT. Karena nanti kita persiapkan semuanya berbasis IT,” kata Abdus Salam.

 

Ia menjelaskan, PAN Jember akan membangun struktur hingga tingkat desa dan dusun melalui ranting serta rayon. Infrastruktur tersebut diproyeksikan melibatkan sekitar 4.000 kader mulai tingkat DPD, DPC, DPRT hingga rayon, ditambah relawan pemenangan.

 

Sementara itu, Ketua DPW PAN Jawa Timur Ahmad Rizki Sadig mengatakan Muscab merupakan bagian dari evaluasi dan penyesuaian struktur organisasi partai.

 

“Kalau memang perlu dibenahi, dibenahi. Kalau perlu diganti, diganti. Kalau perlu direposisi, dilakukan reposisi,” tuturnya.

 

Menurut Rizki, PAN Jawa Timur menargetkan seluruh proses konsolidasi organisasi selesai pada 2026. Setelah itu, pada 2027 partai akan mulai melakukan pemetaan daerah pemilihan serta evaluasi strategi menghadapi Pemilu 2029.

 

Rizki mengatakan langkah konsolidasi dilakukan lebih awal karena situasi politik menuju 2029 masih belum pasti, termasuk kemungkinan perubahan sistem pemilu.

 

“Kita belum tahu sistem pemilu yang dipakai akan seperti apa. Apakah sama dengan 2024 atau ada perubahan,” ujarnya.

 

Ia menyoroti sejumlah isu yang masih berkembang, mulai dari wacana pemisahan pemilu nasional dan lokal, sistem proporsional terbuka atau tertutup, hingga kemungkinan perubahan jumlah kursi dan daerah pemilihan.

 

Namun, PAN memilih tidak larut dalam ketidakpastian tersebut dan fokus memperkuat struktur internal.

 

“Jangan habiskan energi untuk mendiskusikan persoalan itu, tapi lupa terhadap rumah tangga kita sendiri, terhadap konsolidasi organisasi kita sendiri,” tandasnya.

 

Usai penguatan struktur kecamatan, PAN Jawa Timur akan mulai melakukan penjaringan tokoh potensial untuk menjadi bakal calon legislatif. Proses tersebut akan dilakukan secara berjenjang mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga pusat.

 

“Mulailah mencari tokoh-tokoh yang memungkinkan untuk kita rekrut sebagai bakal calon legislatif,” ujarnya.

Rizki menyebut Jember menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian khusus karena memiliki struktur besar. Muscab PAN Jember digelar secara mandiri sebagai gelombang kedua setelah sebelumnya konsolidasi dilakukan terhadap sejumlah daerah lain di Jawa Timur. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 31 kali

Baca Lainnya

MPM Honda Jatim Kembali Hadirkan Program “Untukmu Konsumen Honda”, 2 Honda PCX160 Menanti Konsumen Jember

29 Juni 2026 - 21:14

Kirab Budaya Mojo Bangkit berlangsung Spektakuler, Menjadi Rangkaian HUT ke-108 Kota Mojokerto

29 Juni 2026 - 06:15

Disnaker Kabupaten Probolinggo Perkuat Layanan Kerja Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

29 Juni 2026 - 05:59

Raih Podium Perdana, Valrossi dan CRF250R Melesat di Kejurnas Motocross Bekasi

29 Juni 2026 - 05:44

Fawait Dorong Peran Guru Ngaji dalam Penguatan Karakter Warga Jember

28 Juni 2026 - 16:21

PDI Perjuangan Trenggalek Gelar Pendidikan Politik dan Pembekalan ‘Public Speaking’ Kader Perempuan

28 Juni 2026 - 14:39

Trending di KABAR NUSANTARA