Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 9 Jul 2026

BPBD Jember Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Siapkan Distribusi Air Bersih


BPBD Jember Petakan Wilayah Rawan Kekeringan, Siapkan Distribusi Air Bersih Perbesar

Kamis, 09 Juli 2026 – 07.46 | 911 kali dilihat

 

Jember, Kabarpas.com – Pemerintah Kabupaten Jember mulai mengintensifkan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau dengan memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember juga menyiapkan distribusi air bersih bagi warga yang terdampak krisis air.

Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo mengatakan pemetaan daerah rawan menjadi dasar dalam menentukan prioritas penanganan. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran ketika kebutuhan air bersih mulai meningkat.

“Kami terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi debit air di lapangan. Wilayah-wilayah yang selama ini memiliki riwayat kekurangan air bersih menjadi prioritas pengawasan kami,” tutur Edy, Rabu (8/7/2026).

Sejumlah wilayah telah mulai menerima bantuan air bersih. BPBD mencatat sebanyak 125 kepala keluarga (KK) di Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, telah memperoleh pasokan air bersih. Bantuan serupa juga disalurkan kepada sekitar 100 KK di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat.

 

Menurut Edy, pemerintah daerah telah menyiapkan armada tangki air yang siap diterjunkan sewaktu-waktu apabila ada wilayah lain yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. BPBD juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan sumber air baku tetap terjaga selama musim kemarau.

 

Selain penanganan darurat melalui distribusi air bersih, Pemkab Jember juga mulai mendorong upaya mitigasi jangka panjang untuk mengurangi risiko kekeringan yang berulang setiap tahun. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak musim kemarau.

 

BPBD mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak selama musim kemarau. Perangkat desa, kecamatan, maupun warga juga diminta segera melaporkan apabila mulai terjadi kesulitan memperoleh air bersih agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

 

“Kerja sama dan kecepatan laporan dari masyarakat sangat kami butuhkan agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin sebelum dampaknya meluas,” ujar Edy.

Masyarakat yang mengalami dampak kekeringan dapat menyampaikan laporan melalui layanan Wadul Gus’e di nomor WhatsApp 081130311188 atau melalui akun media sosial @wadul.guse. (dan/ian).

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Hanung Bramantyo Angkat Tragedi 1965 Jadi Film Horor Lobang Buaya

20 September 2026 - 15:41

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

20 September 2026 - 13:52

Cari Aman Bootcamp 2026, MPM Honda Jatim Perkuat Kompetensi Duta Safety Riding di Malang

20 September 2026 - 10:28

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

MPM Honda Hadirkan LAKI CODE, Padukan Kreativitas, Modifikasi dan Night Ride di Malang

19 September 2026 - 22:50

Rajin Kejar Pajak, Camat dan Lurah Jember Dijanjikan Promosi

19 September 2026 - 22:47

Trending di KABAR NUSANTARA