Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 15 Jul 2026

Mahasiswa KKNT-PPM Unmer Pasuruan Ajak Warga Slambrit Olah Limbah Ternak dan Budidayakan Pakcoy


Mahasiswa KKNT-PPM Unmer Pasuruan Ajak Warga Slambrit Olah Limbah Ternak dan Budidayakan Pakcoy Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com  – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik-Pembelajaran Pemberdayaan  Masyarakat (KKNT-PPM) Kelompok 02 Universitas Merdeka Pasuruan menggelar program pemberdayaan masyarakat melalui Biofarm dan Eco Pakcoy di Balai Desa Slambrit, Kecamatan Kraton, Sabtu-Minggu (11–12/7). Kegiatan tersebut menyasar kelompok tani dan ibu-ibu PKK sebagai upaya meningkatkan pemanfaatan potensi pertanian lokal sekaligus mendorong penerapan pertanian berkelanjutan di desa.

Rangkaian kegiatan diawali pada Sabtu (11/7) sore dengan program Biofarm, berupa sosialisasi pemanfaatan kotoran kambing menjadi pupuk kompos. Materi disampaikan oleh M. Irwan Kurniadi, mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Pasuruan.

Dalam pemaparannya, Irwan menjelaskan bahwa limbah peternakan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal memiliki potensi besar untuk diolah menjadi pupuk organik berkualitas. Selain mampu mengurangi limbah, pupuk kompos juga dapat meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur tanah, sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia.

Usai penyampaian materi, peserta yang terdiri dari kelompok tani langsung mengikuti praktik pembuatan pupuk kompos. Mulai dari pengenalan bahan, proses pencampuran, hingga teknik fermentasi dilakukan bersama narasumber. Praktik tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi masyarakat untuk memproduksi pupuk organik secara mandiri dengan memanfaatkan potensi peternakan yang ada di Desa Slambrit.

Keesokan harinya, Minggu (12/7), kegiatan dilanjutkan melalui program Eco Pakcoy yang diikuti ibu-ibu PKK Desa Slambrit. Dalam kegiatan tersebut, peserta dikenalkan dengan tanaman pakcoy atau sawi daging, mulai dari kandungan gizi, peluang budidaya, hingga teknik penanaman yang baik.

Peserta juga diperkenalkan dengan benih pakcoy varietas Merdeka 01, varietas unggul hasil pengembangan Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Pasuruan. Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penyemaian benih dan transplanting atau pemindahan bibit pakcoy ke media tanam.

Ketua Tim KKNT-PPM Kelompok 02, Khansa Kamila, mengatakan program tersebut dirancang sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Menurutnya, Desa
Slambrit memiliki sumber daya peternakan dan pertanian yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif apabila didukung dengan pengetahuan dan pendampingan yang tepat.

“Melalui program Biofarm dan Eco Pakcoy, kami ingin memberikan edukasi sekaligus keterampilan kepada masyarakat agar potensi yang dimiliki desa dapat dimanfaatkan secara
optimal. Harapannya, masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara mandiri sehingga dapat mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.

Program tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan sosialisasi dan praktik. Mahasiswa KKNT-PPM 02 juga akan melakukan pendampingan selama proses fermentasi pupuk kompos dan
pertumbuhan tanaman pakcoy hingga masa panen. Sebagai bentuk keberlanjutan program, pada akhir masa KKN hasil fermentasi pupuk organik beserta tanaman pakcoy yang telah
dibudidayakan akan diserahkan kepada masyarakat Desa Slambrit agar dapat dimanfaatkan sekaligus menjadi contoh penerapan pertanian organik di lingkungan sekitar.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, kelompok tani, dan ibu-ibu PKK, program ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan limbah peternakan menjadi produk bernilai tambah serta mendorong pengembangan budidaya hortikultura yang ramah lingkungan. Selain menjadi implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Slambrit. (rls/ian).

Artikel ini telah dibaca 23 kali

Baca Lainnya

Bupati Haris Ajak Mahasiswa KKN BBK Unair Belajar Bersama Masyarakat Bangun Kabupaten Probolinggo

15 Juli 2026 - 13:44

Beli Kebun Apel Pakai Duit Pungli PTSL, Kades Wonosari dan Dua Pengurus Pokmas Dijebloskan ke Rutan

15 Juli 2026 - 06:59

Liga Remaja Trenggalek 2026 Digelar, Askab Siap Jaring Talenta Muda Berbakat

14 Juli 2026 - 13:18

MPM Honda Jatim Ajak Komunitas KFI Tunjukkan Kreativitas Lewat New Honda Vario Evo 160 Snap Evolution Photo Contest

14 Juli 2026 - 12:35

Lokakarya Mini Lintas Sektoral Sukses Digelar di Pasuruan

14 Juli 2026 - 05:56

Setelah Bertahun-tahun Kekurangan Air, Petani Jenggawah Kini Sambut Pembangunan Irigasi 

14 Juli 2026 - 05:34

Trending di KABAR NUSANTARA