Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Kabar Probolinggo · 15 Jul 2026

Bupati Haris Ajak Mahasiswa KKN BBK Unair Belajar Bersama Masyarakat Bangun Kabupaten Probolinggo


Bupati Haris Ajak Mahasiswa KKN BBK Unair Belajar Bersama Masyarakat Bangun Kabupaten Probolinggo Perbesar

Probolinggo, Kabarpas.com – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengajak mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Belajar Bersama Komunitas (BBK) 8 Universitas Airlangga (Unair) untuk menjadikan masyarakat sebagai mitra belajar sekaligus penggerak perubahan selama menjalankan pengabdian di Kabupaten Probolinggo.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Haris saat menerima 200 mahasiswa KKN BBK 8 Unair di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo. Turut mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, sejumlah Kepala OPD, Camat Gading Erwin Yulianto dan Camat Pakuniran Hasan Zainuri serta kepala desa (kades) lokasi KKN BBK mahasiswa Unair.

Menurut Bupati Haris, konsep KKN BBK berbeda dengan KKN konvensional karena mahasiswa tidak hanya datang membawa program, tetapi belajar bersama masyarakat untuk menemukan kebutuhan riil di lapangan sebelum merumuskan solusi yang tepat.

“KKN BBK adalah konsep belajar bersama komunitas. Mahasiswa datang bukan hanya menjalankan program, tetapi belajar bersama masyarakat. Dari proses itulah program akan lahir sesuai kebutuhan masyarakat dan mengacu pada tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs),” katanya.

Bupati Haris mengungkapkan Kabupaten Probolinggo memiliki potensi besar, mulai dari sektor pariwisata, pertanian hingga kelautan. Namun di sisi lain, pemerintah daerah masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan seperti kemiskinan, rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM), stunting, kematian ibu dan bayi serta rendahnya rata-rata lama sekolah.

“Kami memulai pemerintahan dari berbagai rapor merah. Karena itu kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa sesuai disiplin ilmunya dapat ikut memberikan edukasi dan menjadi bagian dari percepatan perubahan di tengah masyarakat,” terangnya.

Ia menekankan persoalan stunting, kesehatan ibu dan anak maupun pendidikan tidak cukup diselesaikan melalui intervensi pemerintah semata, tetapi membutuhkan perubahan pola pikir masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan.

“Menyelesaikan stunting dan kematian ibu maupun bayi bukan hanya soal dokter atau perawat yang hebat, tetapi bagaimana edukasi dimulai sejak pranikah, masa kehamilan hingga 1.000 hari pertama kehidupan. Di sinilah peran mahasiswa sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” tegasnya.

Bupati Haris juga mengingatkan mahasiswa agar tetap rendah hati selama berada di desa. Keberhasilan pengabdian ditentukan oleh kemampuan beradaptasi, memahami budaya serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

“Jangan merasa menjadi orang yang lebih tahu, tetapi jadilah seorang pembelajar. Belajarlah bersama masyarakat, pahami budayanya, pahami kehidupan mereka. Dari situlah kalian akan memperoleh pengalaman yang tidak didapatkan di bangku kuliah,” pesannya.

Tidak lupa Bupati Haris berharap seluruh mahasiswa mampu menjaga nama baik Universitas Airlangga sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Probolinggo.

“Kalian membawa nama besar Universitas Airlangga. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, mengabdi dan menjadi pribadi yang bermanfaat. Semoga seluruh mahasiswa sukses dunia dan akhirat serta mampu memberikan manfaat bagi Kabupaten Probolinggo,” tambahnya.

Sementara Dekan Fakultas Keperawatan Unair Prof. Dr. Hj. Yuni Sufyanti Arief mendorong mahasiswa peserta program BBK agar menghadirkan inovasi nyata dalam mendukung pembangunan desa selama menjalankan pengabdian di Kabupaten Probolinggo. Kegiatan BBK merupakan bagian dari proses pembelajaran yang memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan sekaligus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Harapannya nanti mahasiswa bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Mudah-mudahan teman-teman mahasiswa dapat melakukan inovasi dalam mengembangkan desa serta memberdayakan masyarakat, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan sumber daya manusia,” ujarnya.

Yuni mencontohkan, mahasiswa yang bertugas di Kecamatan Pakuniran dapat berkontribusi dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Sementara di Kecamatan Gading, mahasiswa didorong menggali potensi ekonomi lokal, seperti pengembangan produk gula aren melalui inovasi dan penguatan UMKM.

“Teman-teman bisa memberikan gagasan dan inovasi untuk meningkatkan derajat kesehatan maupun ekonomi masyarakat di desa tempat kalian belajar dan mengabdi,” terangnya.

Selain mendorong inovasi, Yuni juga berpesan agar seluruh mahasiswa menjaga nama baik Universitas Airlangga selama berada di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi adab, etika serta menghormati kearifan lokal sebagai modal utama dalam membangun hubungan yang harmonis dengan warga.

“Kesempatan ini adalah kesempatan belajar bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu dan berkolaborasi. Jagalah nama baik Universitas Airlangga, jaga adab dan etika, hormati kearifan lokal serta bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat,” tegasnya.

Yuni menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa Unair untuk belajar sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui program Belajar Bersama Komunitas.

“Atas nama Univeritas Airlangga kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang telah menerima KKN BBK mahasiswa Unair di Kabupaten Probolinggo,” harapnya.

Mahasiswa Unair akan ditempatkan di Kecamatan Gading dan Kecamatan Pakuniran yang mencakup 10 desa. Selama menjalankan program, mereka berasal dari berbagai fakultas sehingga diharapkan mampu menghadirkan pendekatan multidisiplin dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat. (len/ian).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Mahasiswa KKNT-PPM Unmer Pasuruan Ajak Warga Slambrit Olah Limbah Ternak dan Budidayakan Pakcoy

15 Juli 2026 - 13:25

Beli Kebun Apel Pakai Duit Pungli PTSL, Kades Wonosari dan Dua Pengurus Pokmas Dijebloskan ke Rutan

15 Juli 2026 - 06:59

Liga Remaja Trenggalek 2026 Digelar, Askab Siap Jaring Talenta Muda Berbakat

14 Juli 2026 - 13:18

MPM Honda Jatim Ajak Komunitas KFI Tunjukkan Kreativitas Lewat New Honda Vario Evo 160 Snap Evolution Photo Contest

14 Juli 2026 - 12:35

Lokakarya Mini Lintas Sektoral Sukses Digelar di Pasuruan

14 Juli 2026 - 05:56

Setelah Bertahun-tahun Kekurangan Air, Petani Jenggawah Kini Sambut Pembangunan Irigasi 

14 Juli 2026 - 05:34

Trending di KABAR NUSANTARA