Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

KABAR NUSANTARA · 7 Agu 2026

Polres Jombang Perkuat Kolaborasi, Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla


Polres Jombang Perkuat Kolaborasi, Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan dan Karhutla Perbesar

Jombang, Kabarpas.com – Polres Jombang bersama Pemerintah Kabupaten Jombang menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana dan Gelar Sarana Prasarana Tahun 2026 di Lapangan Mapolres Jombang, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif menghadapi potensi bencana kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat pada puncak musim kemarau.

 

Apel dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR, didampingi Wabup Jombang KH. Salmanudin dan Dansat Radar 405 Ploso Letkol Lek Bayu Ardiansyah serta diikuti Personel TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), organisasi kemasyarakatan, serta berbagai instansi terkait. Kehadiran seluruh unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan serta sinergi lintas sektor menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Jombang.

 

Dalam amanatnya, Kapolres Jombang menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan sebagai bentuk ikhtiar dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana, termasuk kebakaran lahan. Menurutnya, meskipun segala sesuatu merupakan kehendak Allah SWT, setiap pihak tetap memiliki kewajiban untuk melakukan upaya pencegahan dan antisipasi secara maksimal.

 

Kapolres menyampaikan lima poin penting sebagai pedoman dalam menghadapi musim kemarau. Pertama, menjadikan apel kesiapsiagaan sebagai momentum untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan seluruh personel yang mendapat tugas dapat melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk belajar dari pengalaman penanganan bencana pada tahun-tahun sebelumnya guna memperkuat langkah pencegahan dan penanganan.

 

Kedua, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan semangat gotong royong dan kepedulian bersama. Sosialisasi mengenai kewaspadaan terhadap kebakaran harus terus dilakukan hingga ke tingkat RT, RW, desa, para pemilik maupun pengelola lahan, sehingga apabila muncul titik api sekecil apa pun dapat segera dilaporkan dan ditangani sebelum meluas.

 

Ketiga, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, pekarangan, maupun kebun selama musim kemarau. Kondisi lahan yang kering dinilai sangat rentan memicu penyebaran api secara cepat sehingga berpotensi menimbulkan kebakaran yang lebih besar. Karena itu, meningkatkan kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.

 

Keempat, Kapolres menekankan pentingnya memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antarinstansi. Menurutnya, penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah desa, relawan, hingga seluruh elemen masyarakat.

 

Kelima, Kapolres mengajak seluruh peserta untuk senantiasa berdoa agar Kabupaten Jombang diberikan keselamatan, keamanan, dan dijauhkan dari berbagai bencana. Ia berharap seluruh ikhtiar dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat mendapat ridha Allah SWT serta dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, kebersamaan, dan semangat gotong royong.

 

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan kendaraan operasional, perlengkapan, dan berbagai sarana pendukung penanggulangan bencana. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan berada dalam kondisi optimal sehingga siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi keadaan darurat.

Kapolres Jombang menegaskan bahwa penanganan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kesiapsiagaan, koordinasi yang solid, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, diharapkan dampak kekeringan maupun kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Jombang dapat diminimalkan selama musim kemarau 2026. (Har/Ian).

Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Pesan Perempuan via Aplikasi, Mahasiswa Jember Malah Bertemu Pria di Hotel

21 September 2026 - 15:41

Datangi Polres Jember, Kuasa Hukum Yusuf Tagih Tindak Lanjut Rekomendasi Polda Jatim soal Laporan Dugaan Pemalsuan 

21 September 2026 - 15:37

Dari Basis Santri hingga Pengalaman Bupati, Ini Modal Gus Fawait Menuju Jatim 1

21 September 2026 - 15:32

Serunya LAKI CODE di Malang, Adu Adrenalin hingga Night Ride Bareng Honda Vario Evo 160

21 September 2026 - 13:54

Honda Stylo 160 Urban Fest Hadir di Blitar, Padukan Gaya dan Performa

21 September 2026 - 13:50

Kuntu Mancilan Juara Umum Madinah Van Java 2, Sabet 140 Medali

20 September 2026 - 20:46

Trending di Berita Pasuruan