Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 20 Sep 2026

Kuntu Mancilan Juara Umum Madinah Van Java 2, Sabet 140 Medali


Kuntu Mancilan Juara Umum Madinah Van Java 2, Sabet 140 Medali Perbesar

Pasuruan, Kabarpas.com – Perguruan Pencak Silat Kuntu Mancilan menorehkan prestasi dalam Kejuaraan Pencak Silat Madinah Van Java 2 di Kota Pasuruan. Kontingen Kuntu Mancilan keluar sebagai juara umum dengan raihan 140 medali, terdiri dari 67 emas, 40 perak, dan 33 perunggu.

Selain menjadi juara umum, Kuntu Mancilan juga meraih sejumlah penghargaan berdasarkan kelompok usia. Perguruan tersebut menjadi juara umum pertama untuk kategori usia dini dan pra remaja.

Sementara pada kategori remaja, Kuntu Mancilan menempati juara umum kedua. Sedangkan kategori dewasa meraih juara umum ketiga. Prestasi lainnya diraih pesilat putri Auliya Bilqisth Ramadhani yang dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Putri kategori usia dini.

Kejuaraan Madinah Van Java 2 sendiri menjadi ajang yang mempertemukan ratusan pesilat dari berbagai daerah di Jawa Timur. Tahun ini, event tersebut diikuti 595 pesilat dari 48 kontingen dan berlangsung di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan pada 18–20 September 2026.

 

Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan, Bahrudien Akbar, mengapresiasi prestasi yang diraih Kuntu Mancilan sekaligus pelaksanaan kejuaraan tersebut.

 

Menurut Bahrudien, pencak silat memiliki posisi penting karena bukan hanya menjadi cabang olahraga, tetapi juga bagian dari budaya asli Indonesia. Karena itu, pembinaan atlet melalui kompetisi sejak usia dini dinilai perlu terus dikembangkan.

 

“Pencak silat ini budaya asli Indonesia. Saya sangat mengapresiasi adanya event seperti ini, terutama karena pembibitan atlet sudah dimulai dari usia dini,” ujar Bahrudien.

 

Ia menilai kompetisi seperti Madinah Van Java dapat menjadi ruang bagi pesilat muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan mereka.

 

Bahrudien juga memberikan apresiasi kepada Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Pasuruan, Farid Misbah, yang dinilainya turut mendorong perkembangan pencak silat di Kota Pasuruan.

 

“Saya mengapresiasi event pencak silat ini, terutama kepada Ketua IPSI Kota Pasuruan, Mas Farid Misbah, yang terus mendorong kegiatan dan pembinaan pencak silat,” katanya.

 

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan penting untuk menciptakan regenerasi atlet. Terlebih, pencak silat memiliki peluang untuk terus dikembangkan sebagai olahraga prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

 

“Pencak silat ini bukan hanya bela diri, tetapi juga sarana pembibitan atlet. Bahkan menurut saya, pencak silat merupakan bela diri yang layak untuk dipertandingkan di Olimpiade,” ujar Bahrudien.

 

Ia berharap kejuaraan pencak silat di Kota Pasuruan dapat terus berlangsung dan menjadi wadah bagi perguruan-perguruan silat untuk mengembangkan atlet muda.

 

Dengan prestasi Kuntu Mancilan dalam Madinah Van Java 2, Bahrudien berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para pesilat untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi.

“Yang paling penting bagaimana anak-anak kita mendapatkan ruang untuk berlatih, bertanding dan berprestasi. Ini bagian dari investasi untuk pembinaan atlet ke depan,” pungkasnya. (Dul/Ian).

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Hanung Bramantyo Angkat Tragedi 1965 Jadi Film Horor Lobang Buaya

20 September 2026 - 15:41

POCARI SWEAT Run Bandung 2026: Birukan Bandung di Hari Jadi ke-216

20 September 2026 - 13:52

Cari Aman Bootcamp 2026, MPM Honda Jatim Perkuat Kompetensi Duta Safety Riding di Malang

20 September 2026 - 10:28

Tembakau Paiton VO Probolinggo Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis

19 September 2026 - 22:55

MPM Honda Hadirkan LAKI CODE, Padukan Kreativitas, Modifikasi dan Night Ride di Malang

19 September 2026 - 22:50

Rajin Kejar Pajak, Camat dan Lurah Jember Dijanjikan Promosi

19 September 2026 - 22:47

Trending di KABAR NUSANTARA