Probolinggo (Kabarpas.com) – Pemasangan portal jalan di pertigaan Paiton dan di pertigaan Gudang Garam, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo dikeluhkan warga, lantaran dinilai mengganggu pengguna jalan serta arus lalu lintas di jalur setempat menjadi tersendat.
Tak hanya itu, warga pun geram pasalnya sejak portal itu dipasang oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo. Sehingga untuk bisa melewati portal yang dipasang sejak beberapa hari tersebut, membuat kendaraan roda empat harus antri. Apalagi jalan tersebut sering dilewati oleh bus sekolah utamanya di pertigaan Paiton Desa Sidodadi.
“Di sana (antri.red) yang tidak enak, jalan ini jalan utama yang menuju ke beberapa desa dan kecamatan,” kata Jumanto, salah satu pemerhati sosial wilayah setempat kepada Kabarpas.com, Minggu (14/08/2016).
Menurut Jumanto, tidak sewajarnya di dua lokasi tersebut dipasangi portal oleh Dishub kabupaten setempat.
“Saya menyayangkan sekali atas pemasangan portal yang membuat tidak bisa lewatnya bus sekolah di dua lokasi itu,” papar mantan Komisi A DPRD Kabupaten Probolinggo ini kepada Kabarpas.com.
Lebih lanjut, pria yang rencananya bakal maju sebagai Calon Bupati (Cabup) Probolinggo 2018 ini menegaskan, kalau memang di lokasi yang dipasangi portal tersebut hanya untuk keamana. Tapi, nyatanya di lokasi sudah ada polisi.” Tujuannya apa dipasangi portal, kalau soal keamanan di pertigaan itu sudah ada Polisi, Satpam Perusahaan dan Relawan Lalu lintas lainnya,” pungkasnya. (har/tin).

















