Bangil (Kabarpas.com) – Penggurus Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor NU Bangil, mencanangkan gerakan nasional anti narkoba dengan membentuk Badan Ansor Anti-Narkoba (Baanar). Baanar sendiri didirikan untuk berperan aktif melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba, serta melakukan pendampingan korban narkoba.
“Penyalahgunaan narkotika di Indonesia menjadi masalah serius dan telah mencapai keadaan yang memprihatinkan. Bahkan, saat ini peredarannya telah meluas tidak hanya di perkotaan tetapi masuk hingga ke pedesaan yang pada akhirnya bila tak segera ditangani dapat melemahkan ketahanan nasional,” kata Syaroni Ketua Baanar PAC Ansor NU Bangil kepada Kabarpas.com, Selasa (01/11/2016).
Pencanangan gerakan tersebut disepakati dalam Rapat Kerja Pimpinan Anak Cabang Ansor NU Bangil di Aula Gedung Kecamatan Bangil beberapa waktu lalu. Baanar berada di bawah pengelolaan langsung lembaga GP Ansor, dan saat ini sedang terus dalam proses pendirian di berbagai cabang se-Indonesia. Beberapa cabang yang sudah membentuk Baanar di antaranya, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Bondowoso, dan lainnya.
“Saat ini penyalahgunaan narkotika sudah darurat , sama bahayanya dengan terorisme. Kita semua warga Ansor punya kewajiban yang sama untuk membantu Kepolisian dan BNKK untuk mencegahnya,” tandasnya..
Sementara itu, perwakilan dari PAC Ansor Bangil, Adi menyampaikan BAANAR akan melakukan sosialisasi ke semua kalangan, khususnya pelajar, dan juga akan membuat posko di tempat-tempat staregis dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Pihaknya berharap, kedepan ada sinergi yang dibangun antara BAANAR cabang Bangil dan BNNK.
“Sehingga kami bisa memberi kontribusi kepada pemerintah dalam pemberantasan Narkoba. Dan untuk diketahui Baanar ini memiliki kepanjangan, yaitu waqina adzaa baanar yang artinya dalam konteks gerakan ini adalah ‘jauhkan kami dari api neraka gara-gara narkoba,” pungkasnya. (mim/tin).

















