Bugul Kidul (Kabarpas.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan sepertinya kurang serius dalam melaksanakan program hari bebas kendaraan atau Car Free Day (CFD) di wilayah kota setempat. Itu ditunjukan dari rencana lokasi yang akan dilaksanakan untuk CFD yang berpindah-pindah. Sebab sebelumnya pihak Dishub setempat merencanakan CFD di Jalan Pahlawan. Namun, belakangan lokasinya berubah pindah ke Jalan Sultan Agung.
Tak hanya itu, program CFD itu sendiri rencananya akan dimulai dengan launching yang dilaksanakan akhir Oktober 2016 kemarin. Namun, ternyata hingga saat ini belum juga terealisasi. Penundaan program yang telah direncanakan secara matang oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan tersebut, lantaran belum adanya kesiapan personel dari Dinas Perhubungan, Kominfo dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pasuruan yang menangani langsung program ini.
Rencananya CFD secara perdana di pusatkan di Jl Sultan Agung, dan akan digelar dua minggu sekali tiap hari Minggu, yaitu mulai pukul 06.00-10.00 WIB.
”Memang rencana semula CFD akan dilaksanakan pada akhir bulan kemarin (Oktober.red). Namun, karena ada kendala teknis, jadi launching untuk CFD-nya ditunda,” kata Dishubkominfo Kota Pasuruan, Rudianto.
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan Kepolisian dalam hal pengamanan lalu lintas serta Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) untuk UMKM-nya.
“Untuk pengamanan maupun sterilisasi di jalan Sultan Agung sepanjang 1 kilometer sudah clear. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak satlantas Polres Pasuruan Kota. Sedangkan untuk tempat parkir di area CFD kami melibatkan pihak karang taruna di kelurahan setempat,” pungkasnya. (ajo/tin).

















