Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 8 Nov 2016

Diduga Salahgunakan Listrik, PLN Periksa Trafo di Padepokan Dimas Kanjeng


Diduga Salahgunakan Listrik, PLN Periksa Trafo di Padepokan Dimas Kanjeng Perbesar

Gading (Kabarpas.com) – Petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PLN Rayon Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, memeriksa saluran trafo dan kabel listrik berdaya 66000 kWh (kilo Watt hour), yang berada di area Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, di Dusun Cangkelek, Desa Wangkal Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Pemeriksaan ini dilakukan lantaran di padepokan tersebut, diduga melakukan penyalahgunaan listrik.

Meski dari hasil pemeriksa petugas  P2TL itu tidak ditemukan kejanggalan diluar jaringan kWh meter. Namun, daya sebesar 66000 kWh tidak sewajarnya digunakan untuk sebuah yayasan setingkat padepokan yang hanya luasnya sekitar 5,5 hektar.

“Daya listrik di padepokan itu berlebihan, biasanya kalau 66000 kWh itu bisa digunakan dalam lingkungan satu desa yang luasnya ribuan. Bahkan, bisa juga sampai puluhan ribu hektar. Tapi, ini kok malah digunakan untuk satu yayasan saja,”ujar salah satu warga yang engan disebutkan namanya kepada Kabarpas.com, Selasa (08/11/2016).

Sementara itu, Manager Rayon PLN Kraksaan, Junaidi mengatakan bahwa sejak 3 bulan terakhir ini, tagihan listrik terus melambung hingga 5 kali lipat dari tagihan biasanya. Yakni, dari kisaran tiga juta rupiah menjadi lima belas juta rupiah per bulan.

“Untuk jaringan sampai kWh tidak masalah, meter ke bawah atau Instalasi Milik Pelanggan (IML) itu tanggung jawab pelanggan dan hak bebas bagi masyarakat untuk permintaan tambah daya sebesar apapun, asalkan bisa penuhi biaya administrasi dan tagihannya,”jelas Junaidi, saat ditemui diruang kerjanya.

Namun, Junaidi mengaku, kalau pihaknya tetap memeriksa keberadaan kabel dan trafo di padepokan tersebut. “Hal ini dilakukan karena kami merespon adanya laporan dari masyarakat. Sehingga dikhawatirkan trafo tersebut ada pemanfaatan diluar sepengetahuan kami,” pungkasnya. (sam/tin).

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA